|

3.5 Tahun Menjabat, Ini Prestasi Bupati Arief Dalam Pembangunan Jalan Rusak di Blora

BLORA[BahteraJateng] – Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa masa jabatannya yang terpotong menjadi 3,5 tahun dari seharusnya 5 tahun mengakibatkan belum seluruh pembangunan jalan rusak di Blora terselesaikan.

Meski demikian, selama tiga tahun kepemimpinannya, Bupati Arief telah berhasil memperbaiki jalan rusak dengan total anggaran lebih dari Rp 1,2 triliun.

Bupati Arief mengungkapkan, untuk memperbaiki seluruh jalan rusak di Blora dibutuhkan anggaran sekitar Rp 3 triliun. Namun, dengan keterbatasan APBD yang hanya mampu menyisihkan sekitar Rp 200-300 miliar per tahun untuk infrastruktur, pihaknya harus mencari tambahan dana melalui berbagai skema. Beberapa upaya yang telah dilakukan adalah memanfaatkan pinjaman perbankan, bantuan provinsi, hibah daerah, serta dana Inpres dari Kementerian PUPR.

“Pembangun jalan rusak di Blora selama 3 tahun dengan anggaran sejumlah Rp 1,2 triliun, Pemkab tidak hanya mengandalkan anggaran dari APBD tapi juga skema penganggaran lainnya, yaitu pinjam perbankan, bantuan provinsi, hibah daerah, dan inpres jalan dari Kementerian PUPR,” ujar Mas Arief, sapaan akrabnya, Sabtu (14/9/2024).

Dalam perjalanannya, pembangunan jalan di Blora menunjukkan perkembangan signifikan. Pada 2021, jalan sepanjang hampir 40 km telah dibangun dengan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Jumlah tersebut meningkat pada 2022, dengan panjang jalan yang dibangun mencapai 116 km, menggunakan anggaran sebesar Rp 308 miliar. Keberhasilan ini sebagian besar berkat lobi Arief ke pemerintah pusat yang membawa masuk dana Inpres untuk memperbaiki ruas jalan Randublatung-Getas, serta beberapa ruas jalan lainnya di Blora Selatan.

Pada 2024, Pemkab Blora kembali mendapatkan dana Inpres untuk membangun dua ruas jalan strategis, yaitu ruas Cabak-Bleboh di Kecamatan Jiken hingga batas Bojonegoro, serta Randublatung-Getas hingga batas Ngawi, Jawa Timur. Selain itu, anggaran sebesar Rp 68,7 miliar dari berbagai sumber digunakan untuk membangun sejumlah ruas jalan lainnya di kabupaten tersebut.

Sementara itu, Pemkab Blora saat ini juga tengah menyusun APBD 2025 untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur. Salah satu rencananya adalah meminjam Rp 200 miliar dari bank guna menyelesaikan pembangunan jalan yang belum tersentuh.

Meskipun masa jabatannya terbatas, Bupati Arief Rohman berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur jalan di Blora melalui berbagai skema pendanaan demi memastikan keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *