Sleman Jadi Rujukan Ketahanan Pangan, Peserta PKN Tingkat II Jateng Datang Belajar Langsung
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Keberhasilan Kabupaten Sleman dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan menarik perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Sleman pun dipilih sebagai lokasi visitasi bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII Provinsi Jawa Tengah.
Sebanyak 23 peserta PKN Tingkat II melakukan kunjungan pembelajaran ke Kabupaten Sleman pada Selasa (9/6/2026). Rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, di Ruang Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah. Dalam kegiatan itu, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman menjadi lokus pembelajaran terkait ketahanan pangan dan infrastruktur.
Uswatun Hasanah menjelaskan, pelatihan yang berlangsung pada 8–11 Juni tersebut bertujuan memperkuat kapasitas para pemimpin birokrasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk efisiensi anggaran dan penguatan ketahanan pangan.
Menurutnya, inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian sehingga tidak lagi bergantung pada metode konvensional.
“Harapan kami, teknologi mampu membantu meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi. Begitu juga dengan sektor infrastruktur yang menjadi fokus pembelajaran peserta,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pemilihan Sleman sebagai lokasi visitasi dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai daerah yang memiliki keunggulan di bidang pertanian. Dari hasil penilaian tersebut, Kabupaten Sleman dinilai sebagai salah satu daerah terbaik.
“Kami mencari informasi dan praktik terbaik dari daerah yang memiliki keunggulan di bidang pertanian. Kabupaten Sleman menjadi pilihan utama karena dinilai unggul dalam sektor tersebut,” kata Uswatun.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, menyambut baik kehadiran para peserta PKN Tingkat II dari Jawa Tengah. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Sleman sebagai tempat belajar dan berbagi pengalaman.
Danang berharap seluruh peserta dapat memperoleh informasi dan wawasan yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas di daerah masing-masing, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.
“Pemerintah Kabupaten Sleman terbuka untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menyusun kebijakan serta melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi daerahnya masing-masing,” ujarnya.
Menurut Danang, kegiatan tersebut juga berpotensi memperkuat sinergi antardaerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.(day)

