|

PDI Perjuangan Telah Kantongi 18 Nama Pendaftar Cawalkot Semarang

SEMARAG[BahteraJateng] – DPC PDI Perjuangan Kota Semarang telah menutup penjaringan pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang yang dibuka pada 2 – 11 Mei 2024 untuk Pilwakot Semarang 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan hingga ditutupnya pendaftaran, ada 18 kandidat bakal calon baik Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang mendaftar melalui PDI Perjuangan Kota Semarang.

Dia menambahkan, ada tiga bakal calon Wali Kota dan 15 bakal calon Wakil Wali Kota yang mengambil formulir pendaftaran. Dari 18 pendaftar terdiri dari beberapa unsur mulai dari petahana, PNS aktif ada dua orang, pensiunan PNS ada satu orang, anggota DPRD aktif ada empat orang dan sisanya adalah dari swasta seperti pengacara, pengusaha dan lainnya.

“Kami sampaikan terimakasih artinya partai kami masih menjadi idaman buat teman-teman yang nanti akan maju dalam Pilwalkot Semarang,” ujar Hendi panggilan akrab , Hendrar Prihadi, di Semarang, Minggu (12/5).

Tahapan berikutnya, tutur Hendi, ke 18 bakal calon ini diharapkan bisa mengumpulkan berkas pendaftaran hingga 18 Mei 2024. Pada 20 – 22 Mei, renacanya akan dilakukan pertemuan antara bakal calon dengan pengurus struktural mulai dari DPC, PAC hingga ranting.

Pertemuan tersebut nantinya selain perkenalan juga penyampaian visi misi secara terbuka untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik.

“Visi misi ini menjadi sebuah keseriusan dari mereka yang mendaftar untuk nantinya berkompetisi dan membangun kota Semarang untuk jauh lebih baik,” tuturnya.

Tahapan berikutnya, pada 25 Mei dari DPC akan melaporkan hasil penjaringan tersebut ke DPD dan DPP PDI Perjuangan.

Terkait dengan rekomendasi yang akan diberikan, sepenuhnya menjadi kewenangan mutlak dari Ketua Umum dan fungsionaris DPP PDI Perjuangan.

“Dari empat nanti calon wali kota pasti akan dipilih salah satu karena kita akan merekomendasikan untuk satu calon wali kota dan satu calon wakil wali kota,” ujarnya.

Persaalahan teknis pemberian rekomendasi, Hendi menuturkan, hal tersebut menjadi kewenangan DPP. Apakah nantinya akan dipanggil satu per satu untuk melakukan wawancara dan tes dengan DPP atau ada teknis yang lainnya.

“Kami belum dapat info untuk hal tersebut. Hanya biasanya mereka yang dianggap serius dan tertarik maka akan diundang ke DPP untuk tes dan wawancara,” tutur Hendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *