Wali Kota Agustina
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melayat ke rumah duka keluarga korban kebakaran di Jalan Meranti, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kamis (27/8) sore.(Dok. Humas Pemkot)
|

Agustina Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Meranti Banyumanik

SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melayat ke rumah duka keluarga korban kebakaran di Jalan Meranti, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik pada Kamis (27/8/2026) sore.

Kebakaran tersebut menyebabkan seorang balita berusia lima bulan, Nail Alkhalifi Utama, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis. Almarhum telah dimakamkan di Pemakaman Kedung Winong pada Jumat (28/8/2026) pagi.

Dalam takziah tersebut, Agustina menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam. Kehilangan buah hati adalah duka yang luar biasa berat,” ujar Agustina.

Selain mendampingi keluarga korban meninggal, Agustina juga memantau kondisi dua korban selamat, yakni Arkarna (4) dan Nurjanah (58). Keduanya masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUP Dr. Kariadi Semarang.

“Mari kita doakan bersama agar anggota keluarga yang masih dirawat di RSUP Dr. Kariadi segera diberikan kesembuhan dan ketabahan,” tuturnya.

Agustina juga mengapresiasi respons warga Srondol Wetan yang bergotong royong saat kebakaran terjadi. Warga disebut bergerak cepat membantu memadamkan api dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi luar biasa kepada warga Srondol Wetan. Sikap tanggap, kepedulian, dan aksi gotong-royong warga yang langsung bahu-membahu memadamkan api serta menyelamatkan para korban di lokasi sangat berharga,” katanya.

Sambil menunggu proses penyelidikan kepolisian, Agustina menginstruksikan jajaran terkait untuk memastikan keluarga mendapatkan pendampingan.

Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disperkim, hingga pendamping psikologis diminta memberikan dukungan sesuai kebutuhan, termasuk membantu proses pemulihan keluarga pascamusibah.

Agustina menegaskan, Pemkot Semarang akan terus memantau kondisi keluarga dan korban yang masih menjalani perawatan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *