Bandara Ahmad Yani Tanam Mangrove
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menanam 6.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, Jumat (24/7).
|

Bandara Ahmad Yani Tanam 6.000 Mangrove di Pantai Mangunharjo, Perkuat Konservasi Pesisir

SEMARANG[BahteraJateng] – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 6.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Mangunharjo, Kota Semarang pada Jumat (24/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program InJourney Airports Konservasi Bahari yang bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung upaya pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.


General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar kawasan pantai.

“Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program InJourney Airports Konservasi Bahari, program yang mencerminkan kepedulian perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem lingkungan sekaligus mendukung upaya pemulihan lingkungan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar kawasan pesisir,” ujar Sulistyo.


Menurutnya, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mampu menahan abrasi pantai, hutan mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut, membantu menyerap karbon, serta menjaga kualitas lingkungan di kawasan pesisir.

Sulistyo menjelaskan, program konservasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Bandara Ahmad Yani juga melakukan pemantauan dan pemeliharaan secara berkala terhadap ribuan mangrove yang telah ditanam agar tingkat keberhasilannya tetap tinggi.

Ia menyebutkan, penanaman tahun ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada 2025 dengan menanam sebanyak 7.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Mangunharjo.

“Tidak hanya melakukan penanaman, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang juga aktif melakukan kegiatan monitoring dan pemeliharaan secara berkala terhadap ribuan mangrove yang telah ditanam. Program ini merupakan program berkelanjutan yang menambah jumlah penanaman mangrove tahun 2025 lalu yang mencapai 7.000 bibit mangrove di Pantai Mangunharjo,” katanya.

Melalui program tersebut, pihaknya berharap keberadaan mangrove dapat menjadi investasi ekologis jangka panjang yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan saat ini, tetapi juga dapat menjadi investasi ekologis untuk generasi mendatang. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat secara berkelanjutan,” pungkas Sulistyo.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) dalam menjalankan prinsip keberlanjutan melalui pelestarian lingkungan dan pemberdayaan kawasan pesisir di Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *