Yayasan El Wahid Foundation Sinergi Nusantara
Yayasan El Wahid Foundation Sinergi Nusantara bersama Fakultas Pertanian Unilak, menggelar pelatihan budidaya sayuran bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bidadari di Kelurahan Sampangan, Kota Semarang, Senin (27/7).(Dok. Yayasan El Wahid)

El Wahid Foundation Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Hidroponik

SEMARANG[BahteraJateng] – Yayasan El Wahid Foundation Sinergi Nusantara terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian perkotaan berbasis hidroponik.

Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar pelatihan budidaya sayuran bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bidadari di Kelurahan Sampangan, Kota Semarang, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Yayasan Karya Rumah Sahabat.


Wakil Ketua Yayasan El Wahid Foundation Sinergi Nusantara, M. Nafiul Haris, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam memberdayakan masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan terbatas menjadi sumber pangan produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Program ini merupakan implementasi visi ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pertanian perkotaan,” ujar Haris saat membuka kegiatan pada Senin (27/7).


Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembangunan dua titik instalasi hidroponik berukuran 10 x 2 meter yang telah diberikan kepada KWT Bidadari. Peserta memperoleh materi mulai dari pengenalan sistem hidroponik, teknik penyemaian benih, perawatan tanaman, hingga pengelolaan nutrisi untuk menghasilkan panen optimal.

Selain aspek budidaya, peserta juga dibekali strategi pemasaran hasil panen oleh Founder Eventrue Agency Branding and Marketing, Yanuar Aris Budiharto, sehingga produk hortikultura yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi.

Haris berharap pelatihan tersebut dapat mendorong semakin banyak kelompok wanita tani di Kota Semarang mengembangkan pertanian perkotaan berbasis hidroponik. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program itu diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *