Hotspot Terdeteksi SIPONGI, Polres Semarang Langsung Cek Lokasi
SEMARANG[BahteraJateng] – Polres Semarang bergerak cepat menindaklanjuti informasi titik panas atau hotspot yang terdeteksi melalui Aplikasi SIPONGI. Informasi tersebut berasal dari pemantauan satelit NASA-MODIS dan langsung diverifikasi petugas untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Verifikasi dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang di kawasan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia T. Lelana mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Dari hasil pengecekan di lapangan, titik panas yang terdeteksi berasal dari bekas pembakaran rumput pada lahan milik warga yang akan dipersiapkan untuk ditanami kembali,” kata Bodia pada Jumat (31/7).

Menurutnya, saat petugas tiba di lokasi, api sudah sepenuhnya padam. Petugas juga tidak menemukan titik api maupun indikasi kebakaran yang berpotensi meluas.
Bodia menegaskan, setiap informasi hotspot yang muncul melalui sistem pemantauan akan ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi karhutla sejak dini.
“Setiap informasi hotspot yang terpantau melalui sistem akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan,” ujarnya.
Polres Semarang juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, khususnya pada musim kemarau. Warga diminta segera melapor kepada kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.
Polres Semarang memastikan pemantauan dan penanganan dini terhadap potensi karhutla akan terus dilakukan bersama instansi terkait guna menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Semarang.

