Jurnalis dan Semarang Zoo Gelar Lomba Mancing dan Senam, Catat Tanggalnya
SEMARANG[BahteraJateng] – Kelompok Jurnalis Pemerhati Konservasi (JPK) Semarang bekerja sama dengan Semarang Zoo (PT Taman Satwa Semarang) akan menggelar Lomba Mancing dan Senam Pagi pada Minggu, 13 Juli 2025.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diadakan sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi pentingnya konservasi satwa dan lingkungan.
Ketua Panitia, Husni Mushonifin (Bojes) menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyediakan hadiah utama jutaan rupiah bagi pemenang lomba mancing, tetapi juga door prize menarik bagi peserta senam pagi.
“Pemenang lomba mancing akan mendapatkan piala dan uang pembinaan, dan peserta senam juga berkesempatan mendapatkan door prize,” jelas Bojes, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan untuk biaya pendaftaran lomba mancing sebesar Rp150.000, senam pagi: Rp35.000. Pembayaran melalui rekening BRI 303401054819534 a.n. Lomba Mancing dan Senam Semarang Zoo. Pendaftaran lomba mancing dapat dilakukan melalui link: https://forms.gle/mWCKE3hYLaCy8AKv7.
Untuk senam pagi, peserta dapat menghubungi panitia di: Mushonifin – 0813-9042-2656, Absa – 0838-3870-5765, dan Humas Semarang Zoo (Ibnu) – 0859-3223-6555.
Misi Konservasi dan Edukasi
Koordinator JPK Semarang, Ahmad Rifqi Hidayat, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi satwa.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa Semarang Zoo bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga lembaga konservasi dan edukasi,” tegas Rifqi.
Ia berharap generasi mendatang tetap bisa melihat satwa secara langsung, bukan hanya dari gambar karena telah punah.
Dukungan Penuh dari Semarang Zoo
Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bentuk nyata edukasi dan konservasi yang menyenangkan dan bisa diterima masyarakat luas.
“Kami terbuka bagi siapa saja, dari wartawan hingga mahasiswa, untuk mengembangkan kreativitas di Semarang Zoo. Konservasi tidak harus kaku, bisa lewat kegiatan positif seperti ini,” ujar Bimo.(sun)


