Kenalkan Kreativitas Ramah Lingkungan, KKN Bhaskara Posko 95 Gelar Pelatihan Ecoprint
|

Kenalkan Kreativitas Ramah Lingkungan, KKN Bhaskara Posko 95 Gelar Pelatihan Ecoprint

DEMAK[BahteraJateng] — Sebanyak 51 siswa kelas V SD Negeri 1 Guntur, Kabupaten Demak, mengikuti pelatihan ecoprint yang digelar Divisi Ekonomi Kreatif KKN Bhaskara Posko 95 UIN Walisongo Semarang, Jumat (14/8/2026). Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memanfaatkan daun dan bunga dari lingkungan sekitar menjadi motif alami pada totebag.

Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu bertujuan mengenalkan pemanfaatan bahan alam sekaligus mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam menghasilkan produk sederhana yang memiliki nilai guna. Sebelum pelatihan berlangsung, mahasiswa KKN berkoordinasi dengan pihak sekolah melalui wali kelas V, Nikmah dan Endah. Siswa sebelumnya diminta membawa beragam daun dan bunga dari lingkungan sekitar rumah untuk digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan motif ecoprint.

Untuk memudahkan pendampingan, sebanyak 51 siswa dibagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima hingga enam orang. Setiap kelompok didampingi satu mahasiswa KKN selama proses pembuatan ecoprint. Sementara itu, panitia menyediakan sejumlah bahan pendukung, seperti totebag, plastik, dan larutan tawas. Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat mengenai ecoprint dan tahapan pembuatannya. Setelah mendapatkan penjelasan, siswa mulai memilih serta menata daun dan bunga di atas permukaan totebag sesuai kreativitas masing-masing.

Mahasiswa KKN kemudian mendampingi siswa dalam setiap tahapan, mulai dari penataan bahan alami hingga proses pemindahan motif ke permukaan kain. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat mengikuti proses pembuatan ecoprint dengan tertib dan memahami teknik yang digunakan.Selama pelatihan berlangsung, siswa tampak antusias mencoba berbagai bentuk dan susunan daun maupun bunga. Perbedaan jenis, ukuran, serta pola tumbuhan yang digunakan menghasilkan motif totebag yang beragam pada setiap karya.

Selain menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, pelatihan tersebut juga mengenalkan kepada siswa bahwa bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai estetika dan fungsi. Totebag hasil ecoprint selanjutnya dapat digunakan siswa untuk membawa berbagai keperluan sehari-hari. Melalui pelatihan ini, Divisi Ekonomi Kreatif KKN Bhaskara Posko 95 berharap siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenal salah satu bentuk pemanfaatan potensi alam melalui kegiatan kreatif.

Sumber: Muhammad Dafa Aditya (Mahasiswa KKN UIN Walisongo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *