Kecelakaan Kereta Api di Blora
Kereta api 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol menabrak truk diperlintasan sebidang JPL 80, jalur hilir petak jalan antara Stasiun Doplang – Stasiun Sulur, Kabupaten Blora, Sabtu (1/8).(Foto. Tangkapan layar WAG)
|

Kereta Api 263 Ambarawa Ekspres Tabrak Truk di Blora, Ada Korban Jiwa?

BLORA[BahteraJateng] – Perjalanan kereta api 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi – Semarang Poncol terhenti setelah menabrak truk diperlintasan sebidang JPL 80 yang dijaga swadaya di KM 50+0/1 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Doplang – Stasiun Sulur, Kabupaten Blora pada Sabtu (1/8).

Akibat kejadian tersebut, kereta api Ambarawa Ekspres melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk dilakukan pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP).


Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif melalui pers rilisnya menyampaikan, bahwa pemeriksaan awal, seluruh ASP dalam kondisi selamat. Tetapi, lokomotif mengalami kerusakan pada selang air brake yang patah sehingga kereta api tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk melanjutkan perjalanan, pihaknya mengirimkan lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Semarang Poncol.


“Setelah proses penggantian lokomotif dan pemeriksaan teknis selesai dan dinyatakan aman, KA 263 Ambarawa Ekspres diberangkatkan kembali menuju stasiun Sulur,” ujarnya.

Luqman Arif memohon maaf kepada pelanggan KAI terutama kereta Ambarawa Ekspres dan menyayangkan kejadian tersebut.

Ditempat terpisah, Kapolsek Jati Polres Blora melalui Kanit Reskrim Polsek Jati Polres Blora, Ipda. Adibowo, menyampaikan terkait kejadian kecelakaan kereta tersebut.

“Pengemudi truk yang menjadi korban bernama Yatno usia 51 tahun dengan alamat Dusun Alasmalang, Desa Pengkoljagong. Truk terseret hingga 100 meter. Korban mengalami luka berat dan telah dievakuasi oleh Polsek Jati ke Puskesmas selanjutnya dirujuk ke Solo,” ujarnya kepada BahteraJateng.

Lebih lanjut, Ipda. Adibowo menambahkan, kemungkinan besar pengemudi tidak mengenal jalur perlintasan kereta tersebut.

“Dan dari kejadian tersebut terdapat sepeda motor milik petani yang terparkir dipinggir rel, tertabrak roda milik truk, sehingga kerugian ditaksir Rp7,5 juta,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *