Komisi B DPRD Provinsi Jateng memantau lokasi budidaya sapi di Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Senin (3/8). [Foto: Dok Setwan]
| |

Komisi B DPRD Jateng: Wonogiri Berpotensi Jadi Pusat Budidaya Sapi

WONOGIRI[BahteraJateng] – Komisi B DPRD Provinsi Jateng mendukung usaha pembudidayaan sapi/ lembu di Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri. Kabupaten ini, menurut Sekretaris Komisi B dokter Sholeha Kurniawati, juga berpotensi menjadi Pusat Budidaya Sapi.

Dokter Sholeha menambahkan, dikutip dari laman dprd.jatengprov.go.id (Senin 3/8), kandang-kandang sapi sudah memenuhi standar sehingga mampu menghasilkan produk daging dan susu yang baik.


“Disini, pasokan distribusi sapi cukup besar dan potensial untuk pembudidayaan sapi. Variannya banyak, mulai dari sapi lokal, Brahman hingga Sapi Limosin,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kecamatan Bulukerto terus mendorong pengembangan peternakan sapi perah sebagai bagian dari program ketahanan pangan berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).


“Ada tiga (3) BUMDes Krandengan, BUMDes Tanjung dan BUMDes Coto yang mengampu peternakan sapi di Sembilan (9) desa di wilayah Kecamatan Bulukerto,” tur Sholeha, Politikus PPP itu.

Saat ini, katanya, Kecamatan Bulukerto menjadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Wonogiri yang mengembangkan peternakan sapi perah, didukung oleh potensi alam serta peran aktif generasi muda dalam menggerakkan ekonomi desa.

“Saat ini, populasi sapi perah di Kecamatan Bulukerto tercatat sekitar 50 ekor, terdiri dari sapi induk produktif, sapi bunting, dan pedet,” imbuhnya.

Ditambah lagi, jelas Sholeha, permintaan susu segar yang tinggi, namun belum diimbangi dengan jumlah populasi sapi, menjadi peluang besar untuk pengembangan usaha ini.

“Oleh karena itu, saat ini juga ketiga BUMDes tersebut telah merintis kerja sama dengan koperasi sapi perah yang menyuplai susu segar ke salah satu produsen susu nasional,” ujarnya.

Dengan potensi yang besar itu, ia meyakini, Wonogiri mampu memenuhi kebutuhan daging dan susu bagi masyarakat. Bahkan, perkembangan positif tersebut juga mampu mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

“Dari sini, masyarakat bisa mengakses kebutuhan daging atau susu. Ini merupakan usaha yang dibutuhkan masyarakat. Dengan swasembada daging dan susu, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” tandasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kecamatan Bulukerto optimistis wilayahnya dapat berkembang menjadi sentra produksi susu di Kabupaten Wonogiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat desa. (sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *