Pesta Siaga Kwarran Rembang
Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kabupaten Rembang menyelenggarakan kegiatan Pesta Siaga di Alun-alun Rembang, Sabtu (17/1).(Dok Rif'an)

Kwarran Rembang Gelar Pesta Siaga 2026

REMBANG[BahteraJateng] – Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kabupaten Rembang menyelenggarakan kegiatan Pesta Siaga di Alun-alun Rembang pada Sabtu (17/1).

Pada pesta siaga yang dibuka oleh Bunda Zeka Chintya Dewi ini, terdapat delapan taman yang merupakan arena bermain kompetisi untuk bekal anak dalam ajang Pesta Siaga ditingkat atasnya.

Diantaranya taman Ketakwaan, toleransi, kemampuan indera manusia (KIM), simpul dan ikatan, serta kompas.

Hariyanto, pelatih Pramuka yang juga ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti para peserta dari semua Perindukan Siaga di Kecamatan Rembang.

“Tadi sempat gerimis bukan menjadi kendala, justru anak-anak diharapkan tetap kuat. Kita tetap jaga dan kondisikan agar aman,” kata Hariyanto.

Upacara Pembukaan yang dimulai pukul 08.00 WIB dan taman dibuka pada pukul 09.00 – 11.15 WIB, dengan hasil penilaian sebagai Barung Tergiat Putra SD Negeri Waru 1 dan Tergiat Putri SD Negeri Kutoharjo 3 Rembang.

“Penilaian dilakukan oleh banyak juri secara obyektif karena Gerakan Pramuka merupakan lembaga pendidikan kepanduan membentuk karakter anak-anak masa depan bangsa kita,” ungkap koordinator juri perlombaan, Teguh Hendro Ruswanto.

Ketua Kwarran Rembang Imamuddin Sa’id, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah kegiatan selesai pukul 13.15, Pembina Upacara Penutupan oleh Yanda Sudaryono (Korwil Biddikcam Rembang) yang diikuti Pinrung dan Wapinrung. Kwartir Ranting menyiapkan barung tergiat untuk mengikuti kegiatan berjenjang diatasnya,” ucap Sa’id.

Ditempat yang sama, Moh Syakir, Wakil Ketua Bina Muda mewakili Ketua Kwarcab Rembang menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk penyelenggaraan Pesta Siaga Kwarran Rembang ini.

“Karena banyaknya peserta dan pertimbangan lokasi maka antar warung atau taman terlalu dekat, terutama yang di bagian barat Alun-alun Rembang. Mungkin pertimbangan panitia agar peserta mudah dipantau karena di tempat publik dan tidak terlalu lelah. Namun jika memungkinkan memang bagusnya jaraknya diperpanjang,” kata Moh. Syakir.

Pengurus Kwarcab Rembang sekaligus pemerhati remaja Kabupaten Rembang, Achmad Rif’an mengatakan bahwa banyak yang menganggap Pesta Siaga adalah salah satu bentuk perlombaan antar barung.

“Padahal Pesta Siaga merupakan bentuk pertemuan besar Pramuka Siaga,” ungkap Rif’an.

Lebih lanjut Rif’an menyampaikan bahwa Pesta Siaga adalah pertemuan yang dikemas secara rekreatif, riang gembira dan penuh permainan edukatif agar berkembang karakter kepanduannya sedari dini, mempererat persaudaraan, sekaligus mengasah keterampilannya.

“Dari Pesta Siaga inilah salah satu pembentukan karakter diri saya. Kenangan saat saya 2 kali ikut Pesta Siaga, kegiatan Persari, dan lain-lain masih terasa sampai saat ini. Menjadi seorang Pramuka,” pungkas Rif’an.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *