Diponegoro International Students Gathering: Blessed Iftar
Mahasiswa Internasional UNDIP dari 31 Negara Rayakan Ramadan dalam “Diponegoro International Students Gathering: Blessed Iftar”, Kamis (12/3) di Conference Hall, Gedung ICT Lantai 5, Kampus UNDIP Tembalang.(Dok. Humas UNDIP)

Mahasiswa Internasional UNDIP dari 31 Negara Rayakan Ramadan dalam “Blessed Iftar”

SEMARANG[BahteraJateng] – Universitas Diponegoro kembali memperkuat suasana kebersamaan lintas budaya melalui kegiatan Diponegoro International Students Gathering: Blessed Iftar yang digelar pada Kamis (12/3) di Conference Hall Gedung ICT Kampus Tembalang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi, dan Komunikasi Publik, perwakilan Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global (RKKG), Kantor Urusan Internasional, serta mahasiswa internasional dari program degree maupun non-degree.


Acara tersebut merupakan integrasi dari dua agenda rutin Kantor Urusan Internasional, yakni International Student Gathering dan buka puasa bersama Ramadan.

Melalui penggabungan ini, kegiatan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah interaksi, konsultasi, serta pengenalan budaya Indonesia bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Wakil Rektor IV UNDIP, Prof. Wijayanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

Menurutnya, kehadiran mereka mencerminkan tidak hanya pertukaran akademik, tetapi juga pertemuan antarbudaya yang memperkaya lingkungan kampus.

Ia menegaskan bahwa UNDIP terus berkembang sebagai kampus global yang membuka ruang kolaborasi lintas negara.

“Diharapkan para mahasiswa internasional dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, menjalin persahabatan, serta membawa kesan mendalam selama menempuh studi di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Direktorat Kemitraan dan Konektivitas Global, Pulung Widhi Hari Hananto, menjelaskan kegiatan bertema “Blessed Iftar” ini diikuti sekitar 80 mahasiswa internasional dari 31 negara.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan keberagaman mahasiswa internasional di UNDIP sekaligus menjadi bukti komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi dan meningkatkan reputasi di tingkat global.

Melalui kegiatan ini, UNDIP tidak hanya menghadirkan pengalaman akademik, tetapi juga memperkenalkan nilai kebersamaan, toleransi, serta kekayaan budaya Indonesia selama bulan Ramadan kepada mahasiswa internasional.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *