Musim Hujan Tantangan Bagi Pengidap Alergi
JAKARTA [BahteraJateng]- Musim hujan menjadi tantangan bagi pengidap alergi. Munculnya gejala seperti gatal, bentol dan bersin terus menerus memberikan rasa tidak nyaman.
Dokter sekaligus Influencer Kesehatan dr Farhan Zubedi mengatakan, pemicu alergi sangat banyak seperti berasal dari makanan, karet, cuaca panas/ dingin dan lainnya.

“Pada tubuh terjadi Urtikaria yakni reaksi tubuh terhadap paparan tertentu seperti paparan suhu dingin melalui udara, air atau permukaan dingin,” kata Farhan dalam siaran sehat Kementerian Kesehatan RI, Senin (9/12).
Dia melanjutkan, ketika paparan tubuh suhu rendah memicu alergi dingin dan melepaskan histamin atau bahan-bahan reaksi kimia lain dari kulit.


Alergi ada banyak terjadi seperti dari makan, bahan karet, panas/ dingin. Urtikaria reaksi tubuh thdp paparan tertentu seperti paparan suhu dingin melalui udara, air atau permukaan dingin.
Ketika paparan tubuh suhu rendah alergi dingin melepaskan histamin atau bahan2 kimia lain dari kulit.
“Tidak semua orang mengalami ini hanya orang-orang tertentu, yang memiliki bakat alergi sensitif terhadap paparan tersebut,” ungkap dia.
Dia menyebutkan, kondisi urtikaria pada tubuh seperti muncul gatal, bentol kemerahan, bengkak pada kulit. Gejala lain bisa berupa bersin dan pilek.
“Beberapa orang mengalami kondisi lebih berat didukung faktor genetik, kondisi tubuh sensitif, kondisi kesehatan auto imun hingga lingkungan,” terang dia.
Sedangkan, usia rentan terserang alergi dingin saat usia anak dan remaja. Hal ini dipicu sistem imun masih berkembang.
Menurut dia, alergi ringan seiring perjalanan waktu bisa menyusut. Namun begitu, suatu saat bisa kambuh sehingga sebaiknya dikenali pemicu alergi dan dihindari.
“Kondisi serius jika terjadi terus menerus bisa terjadi di kulit dan di dalam tubuh. Kondisi ini patut diwaspadai,” kata dia.
Gejala kesulitan bernapas, bibir membiru bisa segera membawa ke rumah sakit untuk ditangani.

