Pemerintah DKI Jakarta Lanjutkan Revitalisasi Taman Kalijodo dan RPTRA
JAKARTA [BahteraJateng]- Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rencana lanjutan revitalisasi Taman Kalijodo dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai salah satu ikon modern Ibu Kota itu.
Pengamat Lingkungan dan Anak, Arie Aripin menyebut, inisiatif istimewa karena Taman Kalijodo pernah dikunjungi Gubernur Belanda dan beberapa kepala negara memuji proyek ini sebagai langkah luar biasa.
“Paling penting adalah bahwa Jakarta, sebagai salah satu kota internasional terbesar dan terpopuler di dunia, harus memiliki taman bermain berstandar internasional, baik dari segi kualitas maupun keamanan,” ungkap Arie Aripin, Sabtu (17/5), mengutip RRI.
Dia menilai, Playground Company menghadirkan taman bermain pertama di Indonesia mematuhi Standar Keamanan Internasional, termasuk inspeksi keselamatan anak-anak melalui Children Playground Safety Inspection (CPSI). Hal ini menjadikan RPTRA Kalijodo sebagai taman bermain pertama di Indonesia memenuhi piawaian International Standard Playground.
“Peralatan yang dipasang sejak 2017 seharusnya memiliki masa garansi lima tahun, namun hingga kini setelah sembilan tahun, fasilitas tersebut masih layak digunakan. Ini membuktikan kualitas produk dan peralatan bermain dengan standar internasional telah digunakan sejak awal,” terang dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo di Jakarta Barat dan mengungkapkan rencana revitalisasi kawasan tersebut dalam waktu dekat.
Pramono menjelaskan, kawasan Kalijodo saat ini terbagi dua. Meliputi area sudah sepenuhnya dikelola oleh kelurahan sebagai tempat bermain anak-anak dan RPTRA yang sebelumnya dibangun oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Seperti yang dulu saya sampaikan, saya ingin memperbaiki hal-hal baik yang pernah ditinggalkan oleh gubernur sebelumnya. Salah satu yang menurut saya luar biasa pada waktu itu adalah Kalijodo,” ujar Pramono di lokasi, Jumat (16/5).
Sebagai tindak lanjut, Pramono telah menugaskan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk berkoordinasi dengan pengelola RPTRA Kalijodo guna membahas langkah-langkah perbaikan agar kawasan tersebut semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Pramono berharap kawasan RPTRA Kalijodo nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik multifungsi, seperti untuk olahraga, pertunjukan teater, dan kegiatan komunitas lainnya.
“Mudah-mudahan dalam waktu enam bulan, wajah RPTRA Kalijodo bisa kembali menjadi wajah yang ramah untuk semua,” katanya.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, M. Fajar Sauri menyatakan, rencana revitalisasi sudah didiskusikan bersama warga sekitar. Dalam diskusi tersebut, warga menyampaikan harapan agar disediakan lapangan olahraga multifungsi untuk berbagai jenis kegiatan.
“Selain itu, akan dibangun teater untuk masyarakat dan komunitas mengekspresikan diri, serta ruang kontemplasi dan meditasi agar pengunjung bisa healing dengan suasana alami,” ucapnya.
Fajar menambahkan, aspek keamanan juga akan ditingkatkan dengan menempatkan petugas keamanan di kawasan RPTRA Kalijodo.

