Handi Priyanto
Sekda Kota Semarang Handi Priyanto.(Foto. BahteraJateng/day)

Pemkot Semarang Percepat Perbaikan SDN Sendangmulyo 03 Pascapohon Tumbang

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempercepat perbaikan ruang kelas SD Negeri Sendangmulyo 03 yang rusak total akibat tertimpa pohon tumbang pada Senin (27/7).

Langkah percepatan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar ruang kelas yang terdampak segera dapat dibangun kembali.


Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Handi Priyanto. Ia mengatakan, asesmen kerusakan bangunan telah dilakukan bersama pihak kementerian. Mengingat kondisi ruang kelas sudah tidak memungkinkan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, perbaikannya akan diprioritaskan sebagai penanganan darurat.

“Untuk penanganan gedung yang rusak kami sudah melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen juga sudah dilakukan dan dalam waktu dekat akan segera diperbaiki,” ujar Handi kepada BahteraJateng, Selasa (28/7).


Ia menjelaskan, pohon yang tumbang berasal dari area pemakaman di samping sekolah dan menimpa ruang kelas 1A SDN Sendangmulyo 03. Saat kejadian seluruh siswa berada di dalam kelas, namun berkat kesigapan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, seluruh siswa berhasil dievakuasi tanpa ada korban jiwa maupun korban luka.

Sebagai penanganan awal, Pemkot Semarang telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk membersihkan batang, ranting, dan puing-puing pohon yang menimpa bangunan. Pembersihan lanjutan juga dilakukan sebagai persiapan proses perbaikan ruang kelas yang rusak.

Selama proses renovasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Siswa kelas 1 untuk sementara menggunakan ruang kelas 2 secara bergantian agar pembelajaran tidak terhenti.

Menurut Handi, keputusan tersebut diambil agar siswa, khususnya peserta didik baru, tetap dapat mengikuti pembelajaran sekaligus mengurangi potensi trauma akibat musibah yang terjadi.

“Kalau mereka diliburkan justru dikhawatirkan muncul trauma dan menjadi malas sekolah. Karena itu kami berikan solusi dengan menggunakan ruang kelas secara bergantian sehingga proses belajar tetap berlangsung,” katanya.

Pemkot Semarang menargetkan penanganan ruang kelas yang rusak dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas belajar mengajar di SDN Sendangmulyo 03 kembali normal dalam waktu secepatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *