Perhutani Blora Gelar Sosialisasi dan Pembinaan ke Pesanggem di Japah
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora melalui BKPH Ngapus menggelar sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat penggarap lahan kawasan hutan (Pesanggem). Kegiatan berlangsung di Petak 55D, Desa Tlogowungu, Kecamatan Japah pada Rabu (2/9).
Hadir dalam kegiatan tersebut Asper/KBKPH Ngapus Widada, KRPH Gendongan, dan warga penggarap Desa Tlogowungu.
Widada menyampaikan tanaman kehutanan merupakan aset yang harus dijaga agar tumbuh baik dan memberi manfaat berkelanjutan. Ia mengingatkan sejumlah hak dan kewajiban penggarap.
“Penggarap wajib ikut menjaga tanaman kehutanan, membebaskan jalur tanaman dari palawija, dan tidak melakukan pembakaran saat pembersihan lahan,” ujarnya.
Perhutani juga mengimbau agar berhati-hati saat penyemprotan di sekitar tanaman hutan. Penyemprotan yang tidak tepat bisa menyebabkan kerusakan bahkan kematian tanaman.
“Marilah kita bersama-sama menjaga hutan supaya tetap lestari dan masyarakat juga dapat memperoleh manfaat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Suparmin, perwakilan penggarap Petak 55D, mengapresiasi pembinaan dari Perhutani.
“Kami siap mematuhi aturan yang ada demi keberlanjutan dan kelestarian hutan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Blora berharap komunikasi dengan penggarap semakin baik. Sehingga pengelolaan hutan berjalan tertib, kebakaran hutan dapat dicegah, dan kelestarian hutan di BKPH Ngapus terjaga baik untuk generasi mendatang.(day)

