Perhutani Cepu Intensifkan Pantauan Tebangan untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Kayu
BLORA[BahteraJateng]– Perum Perhutani KPH Cepu mengintensifkan pemantauan kegiatan tebangan di Petak 7010c, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglamping, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonogadung pada Senin (21/7).
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memastikan pengelolaan hutan berjalan sesuai prinsip kelestarian.

Administratur/KKPH Cepu, Yeni Ernaningsih melalui Asper/KBKPH Wonogadung, Samino, mengatakan pemantauan difokuskan pada peningkatan efisiensi pemanenan pohon.
“Evaluasi dilakukan terhadap teknik penebangan yang diterapkan para pekerja, mulai dari tinggi tunggak yang ditinggalkan hingga pembagian batang kayu,” ujarnya.

Menurut Samino, optimalisasi teknik penebangan berpengaruh langsung terhadap pencapaian target produksi, kualitas kayu, serta pendapatan perusahaan. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Selain aspek teknis, Perhutani juga memperkuat pengawasan administrasi melalui penerapan sistem pelacakan digital berbasis barcode. Sistem tersebut memungkinkan pergerakan kayu dipantau secara real time sejak dari lokasi tebangan hingga ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK).
“Evaluasi terhadap kecepatan dan ketepatan input data fisik kayu menjadi salah satu indikator utama dalam menilai akuntabilitas kinerja petugas di lapangan,” kata Samino.
Ketua Regu Tebangan, Jasmin, menyambut baik penerapan sistem tersebut. Menurutnya, penggunaan barcode dan penerapan SOP membantu seluruh hasil kerja terdokumentasi secara akurat serta meningkatkan transparansi.
Ia menambahkan, kewajiban memotong tunggak serendah mungkin dari permukaan tanah juga mampu meminimalkan sisa kayu yang terbuang sehingga volume hasil tebangan dapat lebih optimal.
Jasmin menegaskan seluruh anggota regu berkomitmen menjaga disiplin dalam setiap tahapan pekerjaan. Ia optimistis sinergi antara Perhutani dan regu tebangan mampu mendukung pencapaian target produksi kayu yang legal, berkualitas, dan dikelola secara lestari.(day)

