Pelatihan Pengukuran dan Pemetaan Hutan SMK Rimba Taruna
Pelatihan pengukuran dan pemetaan hutan bagi siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang. Kegiatan digelar di Petak 6 RPH Mangseng, BKPH Ngandang pada Jumat (4/9).(Dok. KPH Kebonharjo)
|

Perhutani Kebonharjo Dukung Pelatihan Pengukuran dan Pemetaan Hutan SMK Rimba Taruna

REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Kebonharjo mendukung pendidikan vokasi kehutanan melalui pendampingan pelatihan pengukuran dan pemetaan hutan bagi siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang. Kegiatan digelar di Petak 6 RPH Mangseng, BKPH Ngandang pada Jumat (4/9).

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar tata hutan sebelum mengoperasikan teknologi pemetaan modern.

Di lapangan, siswa diajarkan teknik pengukuran azimuth, perhitungan jarak, hingga pembuatan peta kontur sederhana menggunakan kompas, pita ukur (rulling meter), dan klinometer.

Asper/KBKPH Ngandang Tarsono mewakili Administratur/KKPH Kebonharjo menyampaikan keterampilan dasar pemetaan merupakan fondasi penting bagi calon rimbawan.

“Teknologi pemetaan memang berkembang dengan drone dan GPS digital, tetapi pemahaman teknis manual menggunakan alat sederhana adalah kunci agar siswa memahami logika spasial dan kondisi teritorial hutan secara presisi di lapangan,” ujarnya.

Kepala SMK Kehutanan Rimba Taruna, Wahju Kusbandi Salamah mengapresiasi kolaborasi ini.

“Terima kasih kepada Perhutani KPH Kebonharjo yang sudah bersedia menjadi wadah pembelajaran dan pelatihan bagi siswa, baik teori maupun praktik di lapangan,” ungkapnya.

Selain teori, peserta praktik langsung di area terbuka bawah tegakan jati. Petugas Perhutani memperagakan penggunaan GPS, kompas, pita ukur, dan klinometer. Siswa tampak antusias mempraktikkan materi di bawah pengawasan petugas dan guru.

Sinergi ini diharapkan mencetak SDM kehutanan muda yang kompeten dan siap menjaga kelestarian hutan Indonesia.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *