BKPH Ngandang
Perhutani KPH Kebonharjo melaksanakan kunjungan kerja ke kediaman pengurus LMDH Jaya Abadi di Desa Gesikan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Senin (13/7).(Dok. KPH Kebonharjo)

Perhutani Kebonharjo Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Sekitar Hutan di Sedan

REMBANG[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kunjungan kerja ke kediaman pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jaya Abadi di Desa Gesikan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang pada Senin (13/7).

Kunjungan tersebut dihadiri Asper/Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngandang Tarsono bersama Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Mangseng.


Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab sebagai upaya mempererat komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Tarsono mengatakan, kegiatan itu bertujuan membangun komunikasi yang interaktif, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan di wilayah BKPH Ngandang.


Menurutnya, sinergi antara petugas Perhutani dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

“Sinergitas antara petugas Perhutani di lapangan dengan masyarakat sekitar hutan adalah kunci utama keberhasilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Kami berharap melalui komunikasi tatap muka seperti ini, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan pencegahan gangguan keamanan hutan dapat terus meningkat,” ujar Tarsono.

Ia menambahkan, kegiatan anjangsana rutin diharapkan dapat mempertahankan hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin sehingga mampu mendukung kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Sementara itu, Pengurus LMDH Jaya Abadi Desa Gesikan, Sutrisno, mengapresiasi kunjungan yang dilakukan Perhutani. Ia menilai komunikasi langsung dengan masyarakat dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga kelestarian hutan.

“Hutan adalah sumber kehidupan. Jika Perhutani merangkul kami dengan baik, tentu kami akan lebih bersemangat untuk ikut menjaga agar hutan di wilayah Sedan ini tetap lestari,” katanya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *