Polres Demak Perkuat Pencegahan Narkoba di Lingkungan Sekolah
DEMAK[BahteraJateng] – Polres Demak memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah melalui edukasi kepada pelajar dan guru.
Sosialisasi Anti Narkoba Jenjang SMP Tahun 2026 tersebut diikuti sekitar 90 peserta di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak pada Rabu (12/8).
Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari sejumlah SMP di Kabupaten Demak. Setiap sekolah mengirimkan satu guru Bimbingan Konseling (BK) dan satu pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Kasat Resnarkoba Polres Demak IPTU Yusup menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Turut hadir perwakilan Kesbangpol Kabupaten Demak Kendarsih Iriani.
Dalam edukasinya, Yusup menyampaikan pentingnya membekali pelajar dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba sejak dini. Pemahaman tersebut diharapkan membuat siswa mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba, menolak ajakan menggunakan narkoba, serta menjauhi pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Yusup juga memaparkan sejumlah faktor yang dapat membuat remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Di antaranya kondisi keluarga, pengaruh teman sebaya, tekanan kelompok, persoalan masa remaja, hingga masalah psikologis dan emosional.
Selain edukasi, kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk penggiat anti narkoba di lingkungan sekolah. Guru BK dan pengurus OSIS diharapkan menjadi perpanjangan tangan untuk meneruskan informasi pencegahan narkoba kepada siswa lainnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait bahaya narkoba dan langkah pencegahannya di lingkungan sekolah.
Yusup menegaskan pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah, keluarga dan lingkungan pertemanan.
“Pelajar harus memahami bahaya narkoba sejak dini agar mampu menjaga diri, menolak pengaruh negatif, dan ikut mengajak teman-temannya menjauhi narkoba,” kata Yusup.(day)


