Polres Pekalongan Kota paham AI
Polres Pekalongan Kota membekali pelajar SMA Negeri 2 Kota Pekalongan dan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan dengan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI melalui edukasi bertajuk “Paham AI”, Rabu (12/8).(Dok. Humas Respekta)
|

Polres Pekalongan Kota Bekali Pelajar Pemahaman AI dan Literasi Digital

PEKALONGAN[BahteraJateng] — Polres Pekalongan Kota membekali pelajar dengan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui edukasi bertajuk “Paham AI” pada Rabu (12/8).

Kegiatan yang digelar bersama Senopati Academy dan Dinas Pendidikan tersebut diikuti 100 siswa dari SMA Negeri 2 Kota Pekalongan dan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Pelajar tidak hanya perlu memahami cara memanfaatkan AI, tetapi juga mengetahui etika dan batasan penggunaannya.

Menurutnya, kemampuan tersebut penting karena teknologi AI kini dapat menghasilkan berbagai konten yang tampak menyerupai kenyataan. Kondisi itu berpotensi dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks maupun informasi provokatif.

“Sekarang banyak video yang dibuat dengan AI dan hasilnya hampir sama persis dengan aslinya. Sehingga kita harus memiliki kemampuan untuk membedakan apakah konten itu benar atau hanya hoaks yang berniat memprovokasi,” ujar AKBP Dies.

Ia berharap pelajar dapat memanfaatkan AI untuk kegiatan positif, meningkatkan kemampuan, meraih prestasi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

“Kami berharap pengetahuan yang diberikan para trainer dapat menjadi bekal bagi adik-adik untuk menggunakan teknologi AI secara bijaksana. Saring informasi sebelum bereaksi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi dari trainer, tetapi juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang diberikan.

Melalui edukasi ini, Polres Pekalongan Kota mendorong pelajar agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *