Polres Semarang Gelar Simulasi Sispamkota, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
SEMARANG[BahteraJateng] — Dalam rangka menghadapi potensi situasi kontinjensi, Polres Semarang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) pada Selasa (14/4) di Mapolres Semarang.
Kegiatan ini melibatkan 429 personel sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada pengamanan obyek vital.

Simulasi dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy. Dalam arahannya saat apel kesiapan, ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif dalam setiap tahapan pengamanan.
“Kita utamakan langkah preventif dan humanis melalui negosiasi. Namun apabila situasi tidak terkendali, personel harus mampu bertindak tegas, profesional, dan terukur sesuai standar operasional prosedur,” ujarnya.
Rangkaian simulasi diawali dengan penerjunan pleton negosiator yang melakukan pendekatan dialogis kepada massa guna meredam potensi konflik. Dalam skenario yang diperagakan, situasi kemudian berkembang dengan massa yang semakin tidak terkendali hingga mengarah pada tindakan anarkis.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, aparat menerjunkan pleton Dalmas awal hingga Dalmas lanjut untuk melakukan tindakan represif secara tegas dan terukur.
Sejumlah peralatan pendukung juga dikerahkan, termasuk kendaraan water cannon dan regu Raimas bermotor untuk melakukan penghalauan serta pembubaran massa, demi mengamankan obyek vital dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Polres Semarang menunjukkan kesiapan operasional sekaligus profesionalisme personel dalam menghadapi potensi eskalasi gangguan kamtibmas.
“Simulasi ini menjadi wujud komitmen kami dalam menjamin keamanan masyarakat serta memastikan setiap penyampaian pendapat tetap berjalan sesuai koridor hukum,” pungkas Kapolres saat konsolidasi pasukan usai kegiatan.

