Sebanyak 30 Universitas Kemundangkan Petisi Anak Bangsa
SEMARANG[BahteraJateng] – Sebanyak 30 Universitas besar di Indonesia telah menyatakan sikap memberikan masukan, kritik, dan saran kepada pemerintah dalam hal ini adalah Presiden Ir Joko Widodo terkait Pemilu 2024.
Juru Bicara sejulan iniveesitas urtu Rahmulyo Adiwibowo mengatakan akademisi melihat apa yang disampaikan oleh para akademisi adalah sebuah kebenaran yang hakiki dari sebuah tatanan kehidupan bermasyarakat, seperti halnya pada saat dulu kala banyaknya ke dzaliman, ke sewenang-wenangan Raja-Raja, Maka hadirlah para Nabi dan Rasul yang datang menyampaikan kebenaran-kebenaran melalui kitab ataupun tulisan-tulisan.

“Kami disini yang berkumpul sebagai bagian dari anak bangsa yang punya tanggung jawab terhadap keberlangsungan Negara Kesatuan Republik menyampaikan Petisi sebagai seruan moral kepada bapak Ir Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia,” ujarnya, Rabu (7/2).
Adapun bunyi petisi ini sebagai berikut :


- Kami Anak bangsa Indonesia ikut bertanggung jawab terhadap keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam segala bidang kehidupan termasuk kehidupan bidang politik, dimana kami melihat adanya kerusakan yang parah atas tatanan hukum dan demokrasi pada pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024, dimana praktek nepotisme sangat sangat berlangsung didepan mata dan berlangsung seperti tidak ada permasalahan didalamnya. Tentu hal ini sangat mengganggu proses reformasi yang di gaungkan oleh masyarakat sejak tahun 1998.
- Kami sebagai Anak Bangsa memohon dengan segala kerendahan hati kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo dan segenap jajaran pemerintahannya untuk menyelenggarakan pemerintahan berdasarkan azazazaz pemerintahan yang baik serta memegang teguh sumpah jabatannya sesuai tugas pokok dan fungsi nya.
- Kami sebagai anak bangsa memohon welas Asih dan kasih sayang dari bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo untuk tidak ikut-ikutan atau tidak ikut cawe-cawe pada pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden pada pemilu tahun 2024 yang akan datang .
- Kami sebagai Anak Bangsa menyadari bahwa bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menjadi peran sentral yang sangat luar biasa dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan.
Oleh karena itu, pihaknya memohon kepada bapak untuk bersikap Netral atau tidak melakukan keberpihakan kepada pasangan calon Presiden tertentu pada pelaksanaan Pemilu 2024 yang akan datang.
Tunjukkan jiwa kenegarawanan yang ada pada diri panjenengan kepada kami sebagai bentuk rasa welas asih dari panjenengan.
- Kami sebagai Anak Bangsa meminta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo untuk tidak berlindung pada alam demokrasi yang diperjuangkan oleh masyarakat pada orde Reformasi yang lalu serta tidak menggunakan alat-alat negara dalam rangka memenuhi ambisi kekuasaannya dengan melakukan intimidasi kepada kelompok-kelompok tertentu, membungkam suara suara kebenaran yang muncul serta menciptakan ketakutan ketakutan di masyarakat.
- Kami sebagai Anak Bangsa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif terhadap pelaksanaan Pemilu ini dengan ikut serta melakukan pengawasan, untuk ikut melakukan monitoring atau pemantauan agar Pemilu ini berjalan sebagaimana amanat dan cita-cita reformasi.
- Kami sebagai Anak Bangsa meminta kepada Aparatur Sipil Pemerintah untuk menjalankan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Kami sebagai Anak Bangsa mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk melakukan perlawanan, apabila ada aparat sipil pemerintah, aparat keamanan negara yang melakukan intimidasi, melakukan tekanan-tekanan kepada masyarakat di dalam menentukan hak-hak politiknya pada pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilu 2024.
- Kami sebagai Anak Bangsa meminta kepada penyelenggara pemilu untuk memegang teguh azaz-azaz penyelenggaraan pemilu agar Pemilu berjalan secara LUBER (langsung, umum, bebas, dan rahasia) dan Jurdil.
“Sebagai lembaga yang lahir karena proses reformasi kepada KPU dan BAWASLU marilah kita abdikan diri ini untuk sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara jadilah momentum ini sebagai bentuk penyerahan diri panjenengan kepada negara agar kiranya pemilu ini berlangsung dengan baik,” tutur Rahmulyo Adiwibowo.
Demikian petisi anak bangsa yang dibacakan di Taman Makam Pahlawan ini sebagai pengingat bahwa kematian pasti akan datang dan jabatan tidak akan bisa di emban selama-lamanya. Andai kata para ahli kubur yang ada di Taman Makam Pahlawan melihat situasi dan kondisi yang sekarang terjadi mereka pasti akan menangis, dan mereka pasti akan meminta hal yang sama kepada bapak Presiden Republik Indonesia agar kembali ke jati diri perjuangan bangsa.

