Pengumuman Pendakian Gunung Slamet Ditutup
Pengumuman Pendakian Gunung Slamet ditutup.(Dok. Lingkar Gunung Slamet)

Suhu Kawah Meningkat, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara

PURBALINGGA[BahteraJateng] — Aktivitas pendakian di Gunung Slamet resmi ditutup sementara mulai Minggu (5/4/2026) menyusul peningkatan aktivitas vulkanik yang terpantau dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Revon Hapinindriat, mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan pada Sabtu (4/4/2026), suhu permukaan kawah tercatat mencapai 463 derajat Celsius, atau meningkat sekitar 10 derajat dibandingkan hari sebelumnya.

“Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, maka jalur pendakian ke Gunung Slamet ditutup sementara,” ujarnya pada Senin (6/4).

Menurutnya, peningkatan suhu tersebut sejalan dengan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia yang menyebutkan adanya peningkatan tekanan di bawah tubuh gunung.

Kondisi itu memicu munculnya gempa-gempa dangkal yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya erupsi.

Berdasarkan hasil pemantauan instrumental terkini, aktivitas Gunung Slamet masih tergolong tinggi. Hingga 4 April 2026, status gunung api ini berada pada Level II (Waspada).

Masyarakat dan wisatawan direkomendasikan untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak.

“Pengamatan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada serta mematuhi seluruh rekomendasi resmi demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *