Tim Transisi Luthfi-Yasin Sowan ke NU dan Muhammadiyah Jateng untuk Serap Masukan

SEMARANG[BahteraJateng] – Tim Transisi Pemerintahan Cagub-Cawagub Jateng Terpilih, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin), mengunjungi Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.

Langkah ini dilakukan untuk menerapkan collaborative governance dengan melibatkan organisasi masyarakat dalam perumusan program Pemprov Jateng lima tahun ke depan.

Ketua Tim Transisi Luthfi-Yasin, Zulkifli Gayo, menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyerap gagasan dan saran dari NU serta Muhammadiyah.

Menurutnya, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini diharapkan berperan aktif dalam menyukseskan pembangunan Jawa Tengah.

“Kami mengharapkan fatwa, saran, dan masukan dari PWNU dan PWM. Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ingin mengajak semua elemen. Sebelumnya dengan akademisi dan OPD, sekarang dengan NU dan Muhammadiyah. Ke depan, kami akan terus berkolaborasi,” ujar Zulkifli, Selasa (11/2) malam.

Dalam pertemuan itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan tiga isu utama yang dihadapi warga Nahdliyin. Pertama, kebijakan yang lebih konkret untuk pesantren dan madrasah diniyah. Kedua, fasilitas kesehatan yang memadai dan dekat dengan pesantren. Ketiga, penguatan ekonomi masyarakat kecil dan UMKM.

“Kita mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah dan Nahdliyin,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWM Jateng, KH Tafsir, menekankan pentingnya keteladanan pemimpin dan kebanggaan masyarakat terhadap pembangunan. Ia berharap pasangan Luthfi-Yasin bisa membawa Jateng lebih maju dan sejahtera.

Zulkifli menegaskan bahwa 90 persen usulan yang disampaikan sudah sesuai dengan program pasangan Luthfi-Yasin. Beberapa di antaranya adalah Pergub Pesantren, puskesmas pembantu berbasis lokal, serta penguatan UMKM dan nelayan.

“Usulan menarik dari Muhammadiyah adalah sinergitas pembangunan dari provinsi hingga desa. Ini juga menjadi spirit Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur untuk transformasi perencanaan secara tematik,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *