Supervisi Penggunaan Senpi di Polres Demak
Polda Jawa Tengah menggelar asistensi dan supervisi penggunaan senjata api (senpi) bagi personel fungsi operasional di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Senin (29/6).(Dok. Humas Polres)

Polda Jateng Supervisi Penggunaan Senpi di Polres Demak, Tekankan Legalitas dan Kompetensi Personel

DEMAK[BahteraJateng] – Polda Jawa Tengah menggelar asistensi dan supervisi penggunaan senjata api (senpi) bagi personel fungsi operasional di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak pada Senin (29/6).

Kegiatan ini bertujuan memastikan penggunaan senpi oleh anggota Polri sesuai aturan, prosedur, dan standar operasional yang berlaku.

Asistensi dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda didampingi Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jateng Kombes Pol Jansen Sitohang.

Selain diikuti personel Polres Demak, kegiatan juga melibatkan anggota dari Polres Kudus, Jepara, dan Grobogan yang memiliki kewenangan memegang maupun mengawasi penggunaan senjata api.

Basya mengatakan asistensi dan supervisi merupakan bagian dari pembinaan untuk memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan profesional.

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan legalitas penguasaan atau peminjaman senjata api oleh personel serta kompetensi anggota dalam menggunakan senpi sesuai standar.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh mekanisme penggunaan senjata api di lingkungan Polri telah dilaksanakan sesuai ketentuan,” ujar Basya.

Ia menambahkan, setiap personel pemegang senjata api harus memenuhi persyaratan administrasi sekaligus memiliki kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Materi operasional dalam kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembekalan aspek hukum penggunaan senjata api oleh Kabidkum Polda Jateng, kemudian ditutup dengan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap aturan dan prosedur penggunaan senjata api.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menyambut baik pelaksanaan supervisi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana evaluasi, berbagi pengalaman, sekaligus meningkatkan kualitas personel dalam penggunaan senjata api sesuai ketentuan hukum.

Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi serta terbuka terhadap arahan dan rekomendasi dari Tim Supervisi demi mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *