Polhut BKPH Karas
Apel kesiapan Polisi Kehutanan (Polhut) BKPH Karas, KPH Kebonharjo.(Dok. KPH Kebonharjo)

Hari Ranger Sedunia: Dedikasi Tanpa Batas Polhut BKPH Karas Menjaga Kelestarian Hutan

REMBANG[BahteraJateng] – Menyambut peringatan Hari Ranger Sedunia (World Ranger Day), jajaran Polisi Kehutanan (Polhut) BKPH Karas, KPH Kebonharjo, menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian hutan dan ekosistem melalui patroli gabungan intensif di kawasan hutan wilayah Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.

Sebagai garda terdepan perlindungan hutan dan satwa liar, para Polhut terus menjalankan tugas pengamanan kawasan hutan dengan penuh dedikasi. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman perburuan liar, pembalakan liar (illegal logging), hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan patroli diawali dengan apel kesiapan yang digelar di Jalan Dusun Kalijambe, Kecamatan Sale, Senin (29/6). Dalam apel tersebut, seluruh personel menerima arahan terkait jalur patroli, pemetaan wilayah rawan, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan hutan.

Menggunakan sepeda motor trail, para petugas kemudian menyusuri medan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan terpantau.

Administratur/KKPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi melalui Asper BKPH Karas, Agus Murdianto, menyampaikan bahwa Hari Ranger Sedunia menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian para Polisi Kehutanan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan.

“Hutan bukan sekadar hamparan pohon, melainkan sistem penopang kehidupan yang harus dilindungi demi masa depan generasi penerus,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, sejumlah tugas utama yang terus dijalankan personel Polhut BKPH Karas meliputi membongkar jerat satwa yang dipasang pemburu ilegal, melakukan patroli rutin di kawasan rawan karhutla terutama saat musim kemarau, serta mengedukasi masyarakat sekitar hutan agar turut menjaga kelestarian lingkungan dan menolak segala bentuk perusakan hutan.

Menurutnya, perlindungan kawasan hutan tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat kehutanan. Dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan, sumber air, serta habitat berbagai satwa liar.

Momentum Hari Ranger Sedunia menjadi pengingat bahwa dedikasi para Polisi Kehutanan tidak hanya menjaga tegaknya aturan, tetapi juga memastikan hutan tetap lestari bagi generasi mendatang. Dengan semangat pengabdian, para ranger terus berdiri di garis depan, menjaga paru-paru bumi dari berbagai ancaman, baik di bawah terik matahari maupun guyuran hujan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *