BPS Mencatat Ekspor Jateng di Bulan September Turun
SEMARANG [BAHTERA JATENG]- Badan Pusat Stastistik (BPS) Jawa Tengah mencatat nilai ekspor provinsi ini pada September 2024 turun 13,38 persen dibanding bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengungkapkan, nilai ekspor Jawa Tengah pada September 2024 sebesar US$892,18 juta atau turun 13,64 persen dibanding ekspor pada Agustus 2024.

“Sedangkan, jika dibandingkan dengan ekspor September 2023 naik sebesar 13,38 persen,” ungkap Endang Tri Wahyuningsih, Selasa (15/10).
Sedangkan, kata dia, ekspor nonmigas pada September 2024 mencapai US$855,54 juta, turun sebesar US$109,73 juta atau 11,37 persen dibanding nilai ekspor nonmigas pada Agustus 2024.

Dia melanjutkan, tiga negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada September 2024 meliputi Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok.
Ekspor non migar ke Amerika Serikay dengan nilai US$336,94 juta, disusul Jepang US$73,30 juta dan Tiongkok US$57,59 juta.
“Kontribusi ketiganya sebesar 56,15 persen selama Januari-September 2024,” terang dia.
Adapun neraca perdagangan Jateng, kata dia, pada September 2024 defisit US$327,27 juta. Neraca perdagangan migas mengalami defisit US$553,75 juta sedangkan neraca perdagangan nonmigas mengalami surplus US$226,48 juta.

