Komunitas Cosplayer Semarang Dukung Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang 2024, Dorong Pembangunan Galeri Kreatif
SEMARANG[BahteraJateng] – Komunitas pecinta budaya Jepang (cosplayer) di Semarang mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso (Yoyok-Joss), dalam Pilwakot Semarang 2024. Dukungan ini disampaikan dalam acara di Dhadhu Cafe, Tembalang, Jumat (22/11/2024), yang dihadiri 35 peserta dari berbagai komunitas Cosplayer atau jejepangan.
Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator Yok Bisa Community Muhammad Anwar Rosyidin, putri calon Wali Kota Yoyok Sukawi, Cantya Saswita Sukawijaya, serta Ganang Putra Hediawa selaku koordinator komunitas jejepangan. Mereka membahas pentingnya dukungan pemerintah terhadap industri kreatif lokal, khususnya komunitas jejepangan yang selama ini minim perhatian meski memiliki banyak prestasi.

Ganang menyoroti potensi besar komunitas ini, yang mencakup subkomunitas seperti cosplayer, idol grup, dancer, hingga kolektor mainan. “Kami butuh tempat yang murah, mudah diakses, dan dapat menjadi wadah pameran serta ekspresi seni,” ungkapnya.
Ia berharap galeri kreatif dapat mendukung kegiatan komunitas dan memperluas eksposur seni hingga tingkat nasional.

Muhammad Anwar menambahkan bahwa pasangan Yoyok-Joss menawarkan program pembangunan galeri kreatif di 16 kecamatan untuk mendukung komunitas muda.
“Era globalisasi membuat akulturasi budaya tidak terhindarkan. Kita tumbuh dengan kartun, komik, dan lagu Jepang. Hobi ini harus menjadi inspirasi untuk mengenalkan budaya lokal ke dunia internasional,” katanya.
Sementara itu, Cantya Saswita menjelaskan bahwa program galeri kreatif tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu menarik wisatawan ke Semarang melalui event jejepangan.
“Program ini mendukung kegiatan seni dan memperkuat posisi Semarang dalam industri kreatif nasional,” ujarnya.
Komunitas jejepangan berharap pemerintah kota mendukung pengembangan sentra kreatif sebagai ruang bagi anak muda untuk berkarya dan berprestasi. Hal ini dinilai mampu mendorong industri kreatif menjadi kekuatan ekonomi dan budaya bagi Kota Semarang.(sun)

