Devita Tiara Angelina adalah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, jurusan Sastra Indonesia.

Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik di Medsos

Oleh: Devita Tiara Angelina

Media sosial (Medsos) telah menjadi salah satu sarana komunikasi utama di era digital, terus berkembang seiring waktu dan semakin memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Namun, perkembangan media sosial di Indonesia juga menghadirkan tantangan, terutama terkait penggunaan bahasa.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki peran strategis dalam memastikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik di ruang publik digital, termasuk media sosial. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah pesatnya perkembangan bahasa, seperti penggunaan slang, singkatan, dan istilah asing yang kerap menggantikan bahasa formal. Kondisi ini dapat mempersulit pemahaman pesan yang disampaikan dan, dalam beberapa kasus, berkontribusi pada penyebaran informasi yang tidak akurat atau hoaks.

Komdigi berupaya mengatasi tantangan ini melalui program kampanye literasi digital, yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya etika berbahasa di media sosial. Program ini menekankan perlunya penggunaan bahasa Indonesia yang cakap, jelas, dan terstruktur, sehingga mendukung komunikasi yang efektif dan mengurangi potensi penyebaran informasi yang salah.

Selain itu, pengawasan konten di media sosial menjadi salah satu langkah penting. Melalui pengawasan ini, konten yang mengandung ujaran kebencian atau melanggar etika berbahasa dapat dicegah penyebarannya. Dengan demikian, informasi yang disampaikan di media sosial diharapkan tetap relevan, bermanfaat, dan mencerminkan identitas nasional.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan ruang digital yang positif. Melalui edukasi, regulasi, dan pengawasan, Komdigi berupaya menjaga kualitas informasi di media sosial sekaligus memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai simbol identitas bangsa.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan media sosial dapat menjadi sarana komunikasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga memperkuat persatuan dan kesadaran berbangsa melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.(sun)

(Devita Tiara Angelina adalah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, jurusan Sastra Indonesia. Sedang menempuh semester 5 dan menjalani magang mandiri di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *