TNI-Polri Amankan Tradisi Ruwatan Massal di Kadilangu Demak
DEMAK[BahteraJateng] – Paguyuban Keluarga Ahli Waris Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu kembali menyelenggarakan tradisi ruwatan massal di Pendopo Notobratan Kasepuhan, Kelurahan Kadilangu, Demak, Minggu (26/1).
Kegiatan tahunan ini merupakan ritual penyucian untuk membuang kesialan melalui pagelaran wayang kulit dengan lakon Murwakala, yang dipimpin oleh dalang Ki Muharso dari Pati.
Menurut Bhabinkamtibmas Kelurahan Kadilangu, Bripka Andri Utomo, tradisi ini masih dipercaya oleh masyarakat sebagai bentuk pelestarian ajaran Kanjeng Sunan Kalijaga.
“Peserta ruwatan datang tidak hanya dari Demak, tetapi juga dari Pati, Grobogan, Kudus, Jepara, Semarang, hingga luar Jawa seperti Kalimantan dan Bangka Belitung,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk memastikan kelancaran acara, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Demak Kota, Koramil Demak, serta didukung oleh Polres Demak.
“Ruwatan massal ini diselenggarakan pihak Paguyuban Keluarga ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu Demak yang akan diiringi pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Muharso dari Pati dengan lakon Murwakala,” imbuhnya.
Tradisi ini menjadi wujud pelestarian budaya lokal sekaligus pengingat akan ajaran leluhur, yang terus dirawat oleh masyarakat Kabupaten Demak dan sekitarnya.(sun)

