Secangkir Minuman, Setoples Biji Kopi Nusantara
SEMARANG [BahteraJateng]- Pecinta kopi bisa mencicipi bermacam-macam jenis biji dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengelola Toples Bening Coffee Devi Sukristianto memilih sendiri biji pilihan di sentra-sentra kopi nusantara.
Kedai kopi berwarna hijau berada di Jalan Raya Ngampin Ambarawa Kabupaten Semarang. Aroma biji kopi sangrai sudah tercium saat mendekat ke kedai ini. Di area ini menjadi satu-satunya jujugan untuk ngopi.
Tak banyak pilihan tempat ngopi berbeda dengan kuliner serabi. Kembali ke Toples Bening Coffee, hanya ada dua bangku dan dua meja.
Devi akan langsung menggiling biji kopi sesuai permintaan pelanggan. Di sini hanya ada kopi, mau digiling kasar atau halus. Pilihan penyajian kopi turbuk, V60, Vietnam Drip hingga kopi susu.
Di depan Devi sudah tersedia bermacam-macam toples berisi kopi. Biji kopi sekitar Ambarawa ada dari Gunung Telomoyo, Gedong Songo, Kelir, Temanggung, Gedong Songo.
Pecinta kopi bisa juga menikmati kopi enak tanpa harus pergi jauh. Sebut saja kopi dari Ijen, Bajawa, Toraja, Kintamani, Aceh, Talaga Bodas, Gung Halu.
“Pelanggan paling suka kopi dari Bali Kintamani dan Gayo. Gayo memang sudah terkenal bagi penikmat kopi,” kata Devi, belum lama ini.
Selalu ada cerita di balik perjalanan biji-biji kopi itu hingga sampai ke kedai. Berkenalan dengan petani dari media sosial hingga koneksi kenalan.
Kopi mengisi toples tersebut sudah melewati kurasi. Dalam perjalanan membuka kedai sejak 2014, Devi bisa mengetahui kopi berkualitas bagus. Biji kopi di tempat tersebut matang sempurna, mengalami tahap pencucian dan penjemuran dengan tepat.
“Tahapan ini akan membuat citarasa kopi tidak berubah,” kata dia.
Dari sekian jenis kopi ada biji kopi masih menjadi incarannya. Kopi dari Papua dan Wamena masuk ke dalam daftar keinginannya. “Masih menimbang-nimbang biji kopi yang enak,” kata dia.
Beragam toples tersebut juga mencetuskan ide nama kedai warung. Meski sempat berpindah dan menetap di Ambarawa, Devi memilih nama Toples Bening Coffee. Terinspirasi dari merek kopi dari Jepang menggunakan nama botol. Devi tercetus nama toples agar menggundang rasa penasaran orang.
“Warung kopi menggunakan unsur-unsur kopi. Toples tapi berisi biji kopi nah agar orang penasaran dan datang ke sini pilih nama Toples Bening Coffee,” terang dia.

