Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Solo-Semarang KM 432.600 jalur B, wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, melibatkan tiga kendaraan: bus malam PO Haryanto, truk Hino, dan mobil Toyota Fortuner, Rabu (11/6).(Foto Ist)
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Solo-Semarang KM 432.600 jalur B, wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, melibatkan tiga kendaraan: bus malam PO Haryanto, truk Hino, dan mobil Toyota Fortuner, Rabu (11/6).(Foto Ist)
|

Bus PO Haryanto Alami Kecelakaan di Tol Solo-Semarang, Enam Penumpang Luka

UNGARAN[BahteraJateng] — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Solo-Semarang KM 432.600 jalur B, wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, pada Rabu (11/6) sekitar pukul 23.55 WIB. Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan: bus malam PO Haryanto, truk Hino, dan mobil Toyota Fortuner.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, enam penumpang bus mengalami luka ringan dan syok, serta telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Gondo Suwarno, Ungaran.

“Kejadian berawal saat bus PO Haryanto yang melaju dari arah Solo menuju Jakarta berada di lajur cepat dan gagal menghindari truk bermuatan beras yang hendak menyalip di depannya. Bus kemudian menabrak bagian belakang truk,” ujar AKP Lingga.

Akibat benturan, ban serep truk terlepas dan menghantam kendaraan Toyota Fortuner yang melaju di belakangnya. Proses evakuasi dilakukan oleh Satlantas Polres Semarang, PJR Tol, dan Trans Marga Jateng (TMJ). Sebanyak 30 penumpang bus langsung dievakuasi dari lokasi.

Salah satu penumpang bus, Ari (36), warga Sragen, mengatakan bahwa ia terbangun dari tidur akibat benturan. “Saya duduk di kursi nomor 6 dari depan, tiba-tiba terbangun karena benturan keras,” ujarnya.

Dua unit derek dari TMJ dikerahkan untuk proses evakuasi. Sekitar pukul 01.30 WIB, jalur tol kembali normal.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan memperhatikan kondisi sekitar saat mendahului atau berpindah lajur guna menghindari kecelakaan serupa.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *