Kandang Ayam di Sumowono Terbakar, 55 Ribu Anak Ayam Hangus
SEMARANG[BahteraJateng] – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Jlegong, Desa Ngadikerso, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Kamis (3/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Insiden tersebut menyebabkan sekitar 55 ribu anak ayam berusia tiga hari hangus terbakar.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Kejadian terjadi pada Kamis dini hari dan dapat dipastikan tidak ada korban jiwa, namun sekitar 55 ribu ekor ayam usia tiga hari hangus terbakar,” ungkapnya.

Kapolsek Sumowono, AKP Fatchurrohman, menjelaskan bahwa kandang ayam tersebut milik Catur (56), warga Dusun Sawahgondang, Desa Sumowono. Bangunan kandang yang berukuran 12 x 90 meter itu terbuat dari besi kanal C dan beratap galvalum.
“Api cepat membesar karena alas kandang menggunakan kertas dan plastik, bahan yang sangat mudah terbakar,” ujarnya.

Peristiwa bermula saat Arvan (22), penjaga kandang, menyadari adanya pemadaman listrik sekitar pukul 01.15 WIB. Saat memeriksa ke dalam kandang, ia melihat api mulai membakar lantai dasar bangunan.
Bersama dua pekerja lainnya, ia berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (APAR), namun kobaran api semakin membesar.
Salah satu pekerja kemudian menghubungi Kepala Desa Ngadikerso dan Bhabinkamtibmas setempat untuk meminta bantuan, sementara Arvan memberi tahu pemilik kandang.
Sekitar pukul 02.00 WIB, empat unit mobil pemadam dan dua tangki air dari Damkar Ambarawa tiba di lokasi, dan api berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin blower kandang lantai dasar.
“Kondisi kandang yang penuh bahan mudah terbakar seperti tumpukan kertas dan tabung gas membuat api cepat menyebar dan membakar seluruh bangunan kandang tiga lantai,” pungkas AKP Fatchur.(sun)

