Kolaborasi Cegah Stunting: Bank Jateng Dukung Program GENTING di Magelang
MAGELANG[BahteraJateng] — Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya Pemkot Magelang menurunkan angka stunting melalui keterlibatan aktif pada program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Dalam peluncuran program di Pendopo Pengabdian pada Rabu (6/8), Bank Jateng menyatakan kesediaannya menjadi orang tua asuh bagi 10 anak dari keluarga berisiko stunting.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 537 balita atau 12,4 persen dari total balita di Kota Magelang yang berisiko stunting. Menurutnya, GENTING merupakan langkah kolektif lintas sektor untuk menyelamatkan generasi penerus dari ancaman gizi buruk.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Bank Jateng. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap masa depan anak-anak Magelang,” ujar Damar.
Program GENTING mengajak masyarakat, termasuk dunia usaha, untuk menjadi orang tua asuh bagi balita dua tahun (baduta) serta ibu hamil dari keluarga miskin.
Skema kontribusi sebesar Rp15.000 per hari selama enam bulan diberikan dalam bentuk paket nutrisi, edukasi kesehatan, dan pendampingan intensif.
Plt Kepala DPMP4KB Kota Magelang, Wawan Setiadi, menjelaskan bahwa sasaran program meliputi 178 baduta dari kelompok rentan.
Dengan dukungan Bank Jateng, diharapkan status gizi anak-anak dapat meningkat sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Tri Nugroho, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam GENTING merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami percaya masa depan bangsa dimulai dari anak-anak yang sehat dan terpenuhi gizinya. Bank Jateng berkomitmen terus mendukung program kemanusiaan seperti GENTING, karena kami ingin tumbuh bersama masyarakat, bukan hanya secara ekonomi tetapi juga sosial,” katanya.
Melalui dukungan ini, Bank Jateng tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan sosial.(

