Pertanian
Sutarmo dari Dukuh Suruhan, Desa Jiken, Kabupaten Blora, memberikan inspirasi usaha dapat dimulai dari sebuah kebiasaan baik dan mampu membacanya menjadi peluang.(BahteraJateng)

Usaha Pertanian: Menyemai Benih, Memanen Bibit

BLORA[BahteraJateng] – Inspirasi usaha dapat dimulai dari sebuah kebiasaan baik dan mampu membacanya menjadi peluang. Hal tersebut yang dijalani Sutarmo dari Dukuh Suruhan, Desa Jiken, Kabupaten Blora, ketika ditanya terkait inspirasi usahanya pada Senin (8/9).

Berawal dari membantu orangtua diladang dan menjual sisa benih tanaman cabai ke petani yang kekurangan bibit, mengantarkannya menjadi pengusaha pembibitan tanaman pertanian, dan memenuhi permintaan dari berbagai kota.


“Saat membantu orangtua menanam cabai diladang, kebetulan bibit lebih, saya tawarkan pada petani cabai sekitar ladang yang kurang bibit, dari sana mulai ‘gethok tular’ (dari mulut ke mulut), hingga tidak terasa, menjalaninya sudah hampir 25 tahun,” kata Tarmo.

Selain benih cabai, beberapa benih sudah mulai disemaikan, dan tergantung jenis permintaan pasar pada musimnya.


“Selain bibit cabai, bibit terong, bibit tomat, juga bibit pepaya. Untuk bibit cabai, saya jual perpohon 150 rupiah, kalau meteran, satu meter Rp. 60.000,-. Saya melayani pembeli dari lokal Blora, Rembang, Grobogan, Bojonegoro, bahkan pernah Kudus dan Demak,” ujar Tarmo.

Untuk memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi, Tarmo memiliki enam lokasi bedeng semai yang rata-rata luasnya 3.000 meter persegi.

“Alhamdulillah, saat ini ada enam lokasi permanen, kalau puncak permintaan, awal musim penghujan, bisa menambah dua lokasi lagi. Tenaga kerja tetap dua orang, dan omzet bersih setelah dipotong tenaga dan benih, kira-kira lima juta perbulannya mas,” kata Tarmo.

Selain menjual bibit, Tarmo juga menanam cabai dari varietas yang dia jual. Tujuannya tak lain adalah saat konsumen menanyakan detail bibit yang dijualnya, dia mampu menjelaskan dan memberikan pendampingan terkait tanam, pemeliharaan, hingga pemanenan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *