Perhutani KPH Kebonharjo
Perhutani KPH Kebonharjo bersama berbagai stakeholder melaksanakan penanaman ribuan pohon mangrove di pesisir pantai utara, tepatnya di Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Rabu (15/10).(Foto Ist)

Dukung Program “Mageri Segoro”, Perhutani Kebonharjo Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Rembang

REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo turut mendukung Program “Mageri Segoro” yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah pada 5 Juni 2025 lalu.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Perhutani bersama berbagai stakeholder melaksanakan penanaman ribuan pohon mangrove di pesisir pantai utara, tepatnya di Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, pada Rabu (15/10).

Kegiatan tersebut melibatkan beragam unsur masyarakat, mulai dari pelajar, Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), organisasi masyarakat, hingga perangkat desa.

Kebersamaan lintas sektor ini menjadi simbol komitmen kuat masyarakat Rembang dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Penanaman mangrove ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir utara Jawa Tengah, khususnya wilayah Rembang, sekaligus melindungi pantai dari ancaman abrasi dan penurunan muka tanah.

Diharapkan, keberadaan mangrove di sepanjang garis pantai mampu menjadi benteng alami yang efektif menahan abrasi serta memulihkan ekosistem pesisir yang terancam.

Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap program Gubernur Jawa Tengah.

“Perhutani KPH Kebonharjo sebagai salah satu perusahaan BUMN bersama stakeholder siap mendukung program Gubernur Jawa Tengah dengan melaksanakan penanaman ribuan pohon mangrove sepanjang pesisir pantai utara Kabupaten Rembang,” ujar Rovi.

Rovi menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

Sementara itu, Bupati Rembang, Harno, yang turut hadir, menjelaskan bahwa penanaman mangrove di wilayahnya merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program “Mageri Segoro” yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Jadi di semua pantai yang bisa ditanami mangrove, kita tanami mangrove. Yang tidak bisa, kita tanami cemara, tergantung kondisi wilayahnya. Ini dilaksanakan bersama-sama dengan kabupaten lain di Jawa Tengah yang berada di pesisir pantai,” kata Bupati Harno.

Program “Mageri Segoro” yang berarti memagari laut, dilaksanakan secara serentak di 17 kabupaten pesisir di Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat kawasan pantai dari ancaman abrasi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan pesisir.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *