Prapto Raharjo
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo.(Dok BahteraJateng/PI)

Kabar Gembira, Sekolah Rakyat Kaliombo Rembang Hadir untuk Warga Tidak Mampu

REMBANG[BahteraJateng] – Sekolah Rakyat (SR) Kaliombo di Kabupaten Rembang tahun 2026 ini akan dibuka. Berdirinya SR Kaliombo tersebut, sesuai dengan amanat Presiden Prabowo yang ingin memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan dengan menghadirkan Sekolah Rakyat di Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Prapto Raharjo, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang pada Senin (5/1).

“Sekolah Rakyat (SR) yang sedang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Prasarana Strategis di Rembang ini merupakan Program Strategis Nasional Presiden Prabowo, dan pembiayaan sepenuhnya dari APBN. Pemkab Rembang hanya menyiapkan lahan,” kata Prapto kepada bahterajateng.

Prapto menyampaikan bahwa ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi pemerintah daerah untuk mengajukan SR di Kabupaten.

“Dari semua persyaratan untuk SR Pembangunan lanjutan tahap dua setelah SR Rintisan, yang paling penting adalah Pemkab memiliki lahan minimal seluas lima hektar dan milik Pemkab sendiri, bukan tanah pribadi, ‘bondo deso’, apalagi tanah milik provinsi. Pemkab Rembang menyiapkan lahan seluas 5,3 hektar di Desa Kaliombo dan bukan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD),” ujar Prapto.

Lebih lanjut Prapto menjelaskan perbedaan SR Rintisan dengan Pembangunan Lanjutan.

“Kalau SR Rintisan, menggunakan bangunan yang sudah ada dan dilakukan rehab bangunan. Sedangkan SR Pembangunan Tahap II ini, membangun mulai dari awal dengan segala kelengkapannya hingga siap digunakan,” imbuh Prapto.

Dari pengamatan bahterajateng dilapangan, pembangunan SR di Desa Kaliombo dikerjakan oleh penyedia jasa Adhi – Minarta KSO dengan tempo pekerjaan 8 bulan atau 240 hari kalender.

Dan diharapkan dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) jenjang SD, SMP, dan SMA bagi warga Kabupaten Rembang pada tahun ajaran baru 2026.

Dari data Dinsos PPKB Kabupaten Rembang per Desember 2025, warga yang berhak mengenyam pendidikan dan kelengkapannya secara gratis di SR Kaliombo ini, Desil satu 30.093 KK, dan Desil dua 22.165 KK.

Hartono selaku mandor proyek menyampaikan gambaran fasilitas yang akan dibangun di SR Kaliombo.

“Lengkap mas, bangunan kelas mulai SD, SMP, hingga SMA, Asrama, dan tempat ibadah. Dan berdiri diatas lahan lebih dari lima hektar,” kata Hartono.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *