Polres Demak
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra didampingi Kasat Samapta Polres Demak AKP Setiyo saat memantau latihan dasar Search and Rescue (SAR) di Lapangan Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Rabu (21/1). (Dok. BahteraJateng/PH)

Siaga Bencana, Polres Demak Perkuat Kemampuan SAR Personel

DEMAK[BahteraJateng] – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi pada musim penghujan, Satuan Samapta Polres Demak menggelar latihan dasar Search and Rescue (SAR) di Lapangan Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Rabu (21/1/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Demak, AKP Setiyo, dan diikuti oleh personel Satsamapta serta Bintara remaja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis personel dalam penanganan awal kebencanaan, khususnya di wilayah Kabupaten Demak yang rawan banjir dan cuaca ekstrem.


Sejumlah materi dasar SAR diberikan, di antaranya teknik evakuasi korban tenggelam, penanganan pohon tumbang, serta penggunaan perahu untuk evakuasi korban banjir dan kecelakaan di perairan sungai maupun laut. Peserta juga dibekali keterampilan penggunaan gergaji mesin (chainsaw/senso) serta teknik pemotongan pohon yang aman sesuai standar keselamatan kerja.

AKP Setiyo mengatakan, latihan SAR ini merupakan langkah antisipatif Polres Demak dalam menghadapi potensi bencana alam saat musim penghujan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman personel terhadap materi yang telah diberikan oleh instruktur.


“Melalui latihan ini, kami memastikan seluruh personel Satsamapta memiliki kemampuan dasar SAR yang memadai, memahami prosedur evakuasi, serta mampu bertindak cepat dan tepat di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan bahwa latihan SAR merupakan bagian dari komitmen Polres Demak dalam menjaga keselamatan masyarakat serta meningkatkan profesionalisme personel.

“Latihan ini bertujuan mengasah kemampuan anggota agar lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di Kabupaten Demak. Kesiapsiagaan menjadi hal utama karena bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, selain peningkatan kemampuan personel, pihaknya juga memastikan seluruh sarana dan prasarana SAR dalam kondisi siap pakai.

Adapun peralatan SAR yang dimiliki Polres Demak meliputi dua unit perahu karet, dua unit perahu fiber, enam unit gergaji mesin, dua unit mesin pemotong rumput, serta dua unit genset untuk mendukung operasi evakuasi dan penanganan bencana.

“Seluruh peralatan telah kami cek dan uji. Kami pastikan perahu, gergaji mesin, hingga genset dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Demak, agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian bencana seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya kepada pihak kepolisian.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana agar dampaknya dapat diminimalkan.

“Kami mengajak masyarakat segera melapor jika mengetahui atau mengalami kejadian bencana. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa. Insya Allah, laporan akan segera kami tindak lanjuti dengan cepat dan tepat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *