Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang
Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang bertajuk “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat untuk Membangun Kota Semarang” di FISIP Undip, Tembalang, Semarang, Rabu (11/2).(Dok. Sekwan)

Dewan Dorong Peran Aktif Publik dalam Pembangunan Kota Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] – DPRD Kota Semarang,  mendorong partisipasi publik agar lebih aktif terlibat dalam perencanaan pembangunan kota Semarang

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang bertajuk “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Kota Semarang” di Gedung FISIP Undip, Tembalang pada Rabu (11/2).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa dilepaskan dari dukungan dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai, keterlibatan masyarakat saat ini masih belum optimal karena belum mencakup seluruh tahapan pembangunan.

“Seharusnya partisipasi publik dilibatkan sebesar mungkin, mulai dari perencanaan awal, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi,” ujar Suharsono.

Politisi PKS tersebut, mengatakan masyarakat juga memiliki peran dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga penetapan APBD. Keterlibatan itu dapat dilakukan melalui diskusi publik maupun forum penyerapan aspirasi masyarakat.

“Mulai dari penyusunan perencanaan tahunan melalui Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan, lalu penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), pembahasan bersama DPRD, hingga penetapan Perda APBD,” jelasnya.

Kepala Bappeda Kota Semarang sekaligus Penjabat (Pj) Sekda, Budi Prakosa, menambahkan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dalam proses perencanaan pembangunan sekaligus melakukan pengawasan melalui kanal aduan resmi pemerintah kota.

“Setiap perencanaan melalui tahapan berjenjang dari tingkat RT/RW melalui Musrenbang, sebelum ditetapkan menjadi RKPD, kemudian KUA hingga APBD,” katanya.

Sementara itu, Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, menilai Semarang kini berkembang sebagai kota berkelas dunia dengan sejumlah destinasi yang dikenal hingga mancanegara, seperti Kota Lama yang tengah diusulkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

“Pembangunan kota harus diarahkan agar nyaman bagi masyarakat dan wisatawan, serta direspons cepat oleh pemerintah, terutama dalam penanganan sampah dan penyediaan infrastruktur yang terencana dengan baik,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *