Lingkar Kebaikan Gelar Kajian “Istiqomah, Seni Bertahan dalam Kebaikan”
CILACAP[BahteraJateng] – Lingkar Kebaikan menggelar Kajian Keislaman bertema “Istiqomah, Seni Bertahan dalam Kebaikan” di Cafe Azana Asia Hotel Cilacap lantai 2 pada Jumat (12/6). Kegiatan tersebut diikuti puluhan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap.
Kajian menghadirkan KH. Dani Muhammad Hasan Saeful Mubarok atau Ustaz Dani sebagai pemateri utama. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi dalam berbuat baik di tengah tantangan kehidupan modern.
Menurut Ustaz Dani, istiqomah merupakan kemampuan seseorang untuk terus bertahan dalam kebaikan secara konsisten. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang muslim tidak hanya ditentukan oleh banyaknya amal, tetapi juga kemampuan menjaga amal tersebut secara berkelanjutan.
“Setiap amal memiliki seninya. Salah satu seni yang paling penting dalam kehidupan adalah seni menjaga kebaikan agar tetap hidup dalam diri kita,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Ustaz Dani menjelaskan empat langkah utama untuk menjaga istiqomah. Pertama, memperkuat fondasi spiritual melalui niat yang lurus karena Allah SWT serta menjaga keseimbangan antara rasa takut kepada Allah dan harapan terhadap rahmat-Nya.
Kedua, menerapkan manajemen aksi dengan memulai kebaikan dari hal-hal kecil namun dilakukan secara konsisten. Ia mengajak jamaah melakukan perubahan secara bertahap mulai dari hati, pikiran, perkataan, hingga perbuatan.
Ketiga, membangun lingkungan yang mendukung kebaikan melalui pergaulan positif, mengikuti majelis ilmu, dan aktif dalam komunitas yang mendorong pertumbuhan diri. Ia juga mengingatkan pentingnya membatasi pengaruh negatif dari informasi maupun konten yang dikonsumsi sehari-hari.
Keempat, melakukan muhasabah atau evaluasi diri secara rutin agar dapat memperbaiki kekurangan dan menjaga semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, Ustaz Dani juga menekankan pentingnya dzikrul maut atau mengingat kematian sebagai sarana meningkatkan kesadaran diri dalam menjalani kehidupan.
Kajian berlangsung hangat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti materi hingga akhir kegiatan serta memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan pertanyaan terkait upaya menjaga konsistensi dalam ibadah dan kebaikan.
Melalui kegiatan tersebut, Lingkar Kebaikan berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran yang memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mendorong budaya saling mengingatkan dalam kebaikan di tengah masyarakat.

