183 Jamaah Haji Blora Kloter 46 Tiba Sesuai Jadwal, Keluhkan Jarak Penginapan di Mina
BLORA[BahteraJateng] – Sebanyak 183 jamaah haji asal Blora yang tergabung dalam Kloter 46 embarkasi Solo tiba di Kota Blora sesuai jadwal pukul 00.00 WIB pada Rabu (17/6).
Kedatangan jamaah disambut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Blora bersama perwakilan Forkopimda, IPHI Blora, Muhammadiyah, MUI Blora, Kemenag Blora, dan Kemenhaj Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Perwakilan Ketua Rombongan (Karom) Kloter 46, Suwadi, menyampaikan laporan pelaksanaan ibadah haji dan pelayanan petugas di Tanah Suci. Ia menyebut Kloter 46 bergabung dengan jamaah dari Rembang dan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Alhamdulillah pelaksanaan haji dari awal hingga akhir tidak ada hambatan yang berarti. Pelayanan petugas haji di tanah suci luar biasa bagus. Ada sedikit masukan, untuk penginapan di Mina jauh dari Jamarat. Ini menjadi sedikit kendala bagi jamaah sepuh untuk lempar jumrah,” ujarnya.
Suwadi juga menyampaikan kronologi meninggalnya salah satu jamaah asal Desa Banjarejo, Sutrisno. Saat dalam perjalanan, Sutrisno sakit di pesawat dan dirawat di Bandara Kualanamu, Medan. Ia sempat akan dipulangkan ke embarkasi Solo, namun meninggal dunia sebelum diberangkatkan.
“Setelah satu minggu, istri almarhum berangkat menyusul ke tanah suci dan bergabung di Kloter 78 karena tertinggal dari kloter 46. Kami sempat menemuinya di hotel,” lanjut Suwadi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Blora, Dasiran, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati yang tidak dapat hadir langsung karena ada tugas.
“Kebetulan Bapak Bupati dan Wakil Bupati ada tugas dan barusan berangkat menyampaikan permohonan maaf kepada bapak ibu jamaah semuanya karena tidak bisa menyambut langsung kedatangan kloter 46. Selamat datang, semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujar Dasiran.
Dasiran juga mengapresiasi petugas haji atas pelayanan selama di Tanah Suci. Ia mengajak para jamaah untuk bersama-sama membangun Blora dan menyatakan pemerintah akan mengevaluasi lokasi penginapan di Mina yang jaraknya terlalu jauh dari lokasi lempar Jumrah.(day)

