Tolak Angin Sido Muncul Raih Penghargaan Dalam Ajang Indonesia Living Legend
JAKARTA[BahteraJateng] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk Kembali memperoleh dua penghargaan, kali ini meraih penghargaan Indonesia Living Legend Company dan Indonesia Living Legend Brand untuk produk Tolak Angin dengan kategori Obat Herbal versi Majalah SWA.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Product Manager Tolak Angin, Ludwig Brasalioada dalam acara yang digelar di Hotel Shangri La, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Salah satu kriteria penilaian adalah bagaimana perusahaan menempatkan inovasi dalam visi-misi sebagal bagian dalam membangun daya saing perusahaan serta bagalmana komitmen pimpinan (BOD) terhadap jalannya inovasi.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berharap perusahaan dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi, agar dapat mempertahankan eksistensinya di masa mendatang.

“Penghargaan ini diberikan karena Sido Muncul telah memasuki usia 73 tahun yang masih tetap eksis dan berkembang dengan baik. Sebagai salah satu perusahaan jamu yang telah bertahan lebih dari 50 tahun,” ujar Irwan.
Dia berharap industri jamu dapat berkembang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
“Yang terpenting, perusahaan akan selalu berusaha untuk memiliki niat baik dan jujur dalam mengelola manajemen usaha,” tuturnya.
Ada beberapa kriteria yang diberikan kepada merek atau brand yang berhasil mendapat penghargaan Indonesia Living Legend Brand. Selain lahir di Indonesia dengan usia minimal 50 tahun, juga perusahaan atau pemilik (pengelola) merek, di mana pasarnya terus tumbuh dalam lima tahun terakhir. Cakupan pasar yang luas dan termasuk pemain utama di kategori atau pemain niche market yang kuat.
Sementara itu, Product Manager Tolak Angin, Ludwig Brasalioada menuturkan sangat bersyukur dan berterima kasih karena baik perusahaan maupun produk kembali dipercaya untuk mendapatkan award tersebut.
“Kami bersyukur diberikan penghargaan dari SWA untuk yang kesekian kalinya. Tentunya untuk mempertahankan ini selalu dilakukan inovasi produk, desain kemasan yang sesuaiperkembangan jaman dan ramah lingkungan,” ujar Ludwig seusai menerima penghargaan.
Selain mempertahankan kualitas produk, pihaknya juga selalu menerima masukan dan permintaan dari konsumen untuk kemajuan produk yang lebih baik. Salah satunya, Tolak Angin terus berinovasi dengan mengeluarkan berbagai varian atau jenis produk tersebut.
“Mulai dari Tolak Angin cair sendiri ada berbagai macam varian, seperti Tolak Angin Sugar Free, Tolak Angin Flu, Tolak Angin Anak, Tolak Angin Batuk, Tolak Angin tablet, Tolak Angin Soft Capsule, Tolak Angin Care, Tolak Angin Balsem, permen Tolak Angin, serbuk pun masih ada sampai sekarang,” tuturnya.
Penghargaan SWA bekerja sama dengan Dunamis Organization Services digelar setiap setahun sekali, salah satu juri juga mengapresiasi atas keberhasilan Sido Muncul dan Tolak Angin.
Partner Dunamis Organization Services dan Head of Franklin Covey Indonesia Tommy Sudjarwadi, yang juga juri di survei tersebut mengatakan Sido Muncul sebagai perusahaan berhasil menarik minat konsumen untuk mencoba produknya.
“Slogan orang pintar minum tolak angin itu sederhana, tapi orang bisa berpikir yang minum Tolak Angin bukan orang yang sembarangan. Harga nggak mahal, tapi produk bagus. Its a good performance. Jadi memang brand yang kuat harus di support oleh organisasi yang hebat karena at the end of the day, inovasi useless kalau perusahaan nggak bisa bertahan,” tutur Tommy.

