Berita Pj Bupati Brebes Terjangkit Monkeypox, Dinkominfotik: HOAX
BREBES[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten Brebes menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai berita Pj Bupati Brebes, Iwanudin Iskandar, terjangkit cacar monyet (Monkeypox) adalah hoax. Berita palsu tersebut menyebar melalui berbagai grup WhatsApp dan media sosial, mengakibatkan keresahan di kalangan masyarakat Kabupaten Brebes. Namun, pihak Pemkab Brebes segera melakukan klarifikasi untuk meluruskan informasi tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes, Tatag Koes Adianto, menyampaikan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak benar. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. “Informasi yang cepat menyebar dan menjadi konsumsi publik perlu diklarifikasi, bahwa berita Pj Bupati Brebes terjangkit monkeypox tersebut tidak benar atau hoax,” kata Tatag pada Sabtu, 7 Agustus 2024.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi apapun dan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Tatag juga menekankan pentingnya prinsip “Saring Sebelum Sharing” dalam menghadapi informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, warga Brebes harus cermat dalam memeriksa sumber informasi, dan tidak langsung menelan mentah-mentah apa yang mereka terima di media sosial.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, turut membantah kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasien yang dirawat di RSUD Brebes, yang sebelumnya diduga terjangkit Monkeypox, ternyata hanya menderita cacar air atau varicella. Setelah mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis kulit, pasien tersebut dinyatakan bebas dari cacar monyet. “Terkait pasien yang dirawat di RSUD Brebes, itu bukan terjangkit Monkeypox atau cacar monyet. Setelah pemeriksaan dari dokter spesialis kulit, diketahui bahwa itu hanya cacar air atau varicella,” jelas Ineke.
Ineke menambahkan bahwa kondisi pasien pada Jumat, 6 September 2024, sudah membaik dan telah diperbolehkan pulang. Hingga saat ini, tidak ada laporan tentang penularan penyakit dari pasien tersebut ke orang lain atau anggota keluarganya. Selain itu, Kabupaten Brebes sampai saat ini masih dinyatakan bebas dari kasus Monkeypox.
Sebagai langkah pencegahan, Ineke mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular dengan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin mencuci tangan pakai sabun,” tegasnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kabupaten Brebes hingga saat ini masih dalam status zero Monkeypox, dan masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan serta waspada terhadap penyakit menular lainnya.(sun)

