DP4 dan Perhutani Blora Survei Lokasi Pengembangan Budidaya Pangan Lokal di Kawasan Hutan
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora bersama Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora melakukan survei lokasi rencana pengembangan budidaya tanaman pangan lokal di kawasan hutan petak 118 K, 118 H-1, dan 118 F-1 wilayah RPH Kedungkenongo, BKPH Kalisari pada Jumat (26/6).
Survei dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mengembangkan komoditas pangan lokal berupa ubi, talas, dan uwi. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Perhutani, perwakilan DP4 Kabupaten Blora, serta para penggarap lahan hutan.
Administratur KPH Blora melalui Asper/KBKPH Kalisari, Marjuni, mengatakan Perhutani mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dengan tetap mengedepankan kelestarian hutan.
Menurutnya, pengembangan budidaya ubi, talas, dan uwi di bawah tegakan diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan fungsi konservasi kawasan.
Sementara itu, perwakilan DP4 Kabupaten Blora, Hastati, mengapresiasi dukungan Perhutani KPH Blora dan masyarakat Desa Klopoduwur terhadap program Pemerintah Kabupaten Blora di bidang ketahanan pangan.
Ia menjelaskan, selain padi, jagung, dan ketela, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan komoditas pangan lokal karena dinilai memiliki potensi besar. Ubi, talas, dan uwi memiliki nilai gizi tinggi, dapat tumbuh di berbagai kondisi lahan, serta berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Melalui survei ini, Perhutani dan DP4 berharap rencana pengembangan budidaya tanaman pangan lokal di kawasan hutan dapat segera direalisasikan guna mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.(day)

