Perhutani BKPH Ngandang dan Polsek Sedan Antisipasi Gukamhut
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngandang menggelar koordinasi bersama Polsek Sedan, Polres Rembang guna mengantisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah pangkuan BKPH Ngandang pada Senin (22/6).
Pertemuan yang dihadiri petugas lapangan BKPH Ngandang dan personel Polsek Sedan tersebut membahas pemetaan wilayah rawan gangguan keamanan hutan, langkah pencegahan pembalakan liar, serta kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau.
Administratur/Kepala KPH Kebonharjo melalui Kepala BKPH Ngandang, Tarsono, menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam menjaga dan melindungi aset negara di kawasan hutan.
“Melalui patroli bersama dan pertukaran informasi secara berkala, setiap potensi gangguan di dalam kawasan hutan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ujar Tarsono.
Ia menambahkan, kegiatan koordinasi ini juga bertujuan mempererat kemitraan antara Perhutani dan Polri, sekaligus memastikan kondisi keamanan hutan di wilayah KPH Kebonharjo tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Kapolsek Sedan, IPTU Suroto, menyambut baik penguatan sinergitas tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh Perhutani dalam penegakan hukum di bidang kehutanan.
“Terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,” kata Suroto.
Lebih lanjut, ia mengajak para tokoh masyarakat untuk turut memberikan edukasi kepada warga agar bersama-sama menjaga kelestarian dan keamanan hutan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.(day)

