Perhutani Blora dan PT Rajawali I Rejo Agung Cek Kesiapan Panen Tebu Temani
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora bersama PT Rajawali I Rejo Agung Madiun melakukan pengecekan kesiapan Tebang Muat Angkut (TMA) dan tingkat kemasakan tanaman Tebu Mandiri Perhutani (Temani) di sejumlah lokasi kawasan hutan pada Selasa (23/6).
Pengecekan dilakukan di petak 131 dan 133 RPH Ngawenombo BKPH Ngawenombo, petak 55 RPH Gendongan BKPH Ngapus, serta petak 98 RPH Wotbakah BKPH Nglawungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan panen tebu sekaligus mendukung kelancaran pasokan bahan baku untuk musim giling 2026.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Perhutani KPH Blora bersama perwakilan PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun yang menjadi calon penerima pasokan bahan baku tebu dari wilayah KPH Blora.
Administratur/KKPH Blora melalui Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata, Alim Sugiarto, mengapresiasi langkah PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun yang turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi tanaman tebu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Rajawali I PG Rejo Agung Madiun yang telah melaksanakan pengecekan terhadap tebu Temani KPH Blora terkait kesiapan Tebang Muat Angkut dan kemasakan tebu. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan proses panen dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target,” ujarnya.
Menurut Alim, panen tebu yang tepat waktu diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan Perhutani dari sektor agroforestry.
Sementara itu, perwakilan PT Rajawali I Rejo Agung Madiun, Akbar, mengatakan pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan tebu menjelang masa panen dan pengiriman ke pabrik gula.
Ia berharap kerja sama antara kedua pihak dapat terus berlanjut karena pasokan tebu dari KPH Blora dinilai membantu memenuhi kebutuhan bahan baku pada musim giling 2026 sekaligus mendukung ketahanan pangan dan industri gula nasional.(day)

