Tradisi Sedekah Desa Sale
Perhutani KPH Kebonharjo mendukung pelestarian budaya lokal melalui kehadirannya dalam tradisi Sedekah Desa di Desa Sale, Kabupaten Rembang, Rabu (24/6/2026).(Dok. KPH Kebonharjo)

Perhutani Kebonharjo Dukung Pelestarian Tradisi Sedekah Desa Sale di Rembang

REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo mendukung pelestarian budaya lokal melalui kehadirannya dalam tradisi Sedekah Desa di Desa Sale, Kabupaten Rembang pada Rabu (24/6).

Tradisi tahunan tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan desa. Kegiatan itu dihadiri Asper/KBKPH Sale Murtopo, Babinsa Koramil 011/Sale Kodim 0720/Rembang Syafi’in, serta masyarakat Desa Sale.

Administratur/KKPH Kebonharjo melalui Asper Sale, Murtopo, mengatakan kehadiran Perhutani dalam kegiatan adat merupakan wujud nyata dukungan terhadap pelestarian budaya lokal di wilayah sekitar hutan.

Menurutnya, Perhutani tidak hanya memiliki tugas menjaga kelestarian hutan, tetapi juga merawat harmonisasi sosial dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Budaya seperti Sedekah Desa Sale harus dijaga bersama karena menjadi jati diri bangsa,” kata Murtopo.

Ia berharap tradisi tersebut terus dilestarikan dan menjadi benteng sosial dalam mendukung upaya pelestarian hutan di wilayah Rembang.

Sementara itu, Babinsa Koramil 011/Sale Kodim 0720/Rembang, Syafi’in, menilai kebersamaan antara TNI, Perhutani, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan.

Tradisi Sedekah Desa Sale ditutup dengan doa bersama dan pembagian hasil bumi kepada masyarakat sebagai simbol rasa syukur atas berkah yang diterima selama setahun terakhir.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *