Petugas Gabungan Polhut dan Babinsa Perketat Patroli Hutan Perhutani Kebonharjo
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Kebonharjo bersama Babinsa memperketat patroli keamanan di kawasan hutan Petak 59, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tuder, BKPH Tuder pada Sabtu (27/6).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak pidana kehutanan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Patroli gabungan dilakukan dengan menyisir kawasan hutan jati yang dinilai rawan terhadap aktivitas pembalakan liar. Selain patroli, petugas juga melakukan koordinasi lapangan dan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Asper/KBKPH Tuder, Sutikno, mengatakan patroli terpadu difokuskan pada dua aspek utama, yakni pengawasan di titik-titik yang berpotensi menjadi jalur keluar-masuk pelaku illegal logging serta pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Petugas menyisir titik-titik yang rentan menjadi akses keluar-masuk pelaku pembalakan liar. Selain itu, kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi sosial kepada masyarakat,” ujar Sutikno.
Menurutnya, sinergi antara Polisi Hutan (Polhut) dan Babinsa menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan.
“Sinergitas antara unsur TNI dan jajaran Polhut menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan hutan kita. Dengan kehadiran petugas di lapangan secara berkala, kami berharap ruang gerak para pelaku perusakan hutan dapat dipersempit,” katanya.
Selain patroli, petugas juga mengedukasi masyarakat desa hutan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan, termasuk membuka lahan dengan cara membakar.
Upaya preventif tersebut dilakukan mengingat musim kemarau umumnya meningkatkan potensi gangguan keamanan hutan, seperti pembalakan liar dan kebakaran hutan yang dapat merusak ekosistem.
Perhutani berharap kolaborasi aparat dan masyarakat dapat terus menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi fungsi hutan sebagai sumber mata air dan penyangga lingkungan.(day)

